Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Jalan yang dibangun sepanjang 4,3 Km telah memasuki tahap akhir. Progres fisik pembangunan saat ini telah mencapai 85 persen.
MAKASSAR - Jalan Jalan Tol Layang Andi Pangeran (AP) Pettarani Kota Makassar, dijadwalkan akan mulai beroperasi pada bulan September 2020 mendatang.
Jalan yang dibangun sepanjang 4,3 Km telah memasuki tahap akhir. Konstruksi jalan tol layang pertama di Indonesia Timur ini dilakukan pemasangan span terakhir pekerjaan erection box girder (balok jembatan). Progres fisik pembangunan saat ini telah mencapai 85 persen.
“Bulan September 2020 kita sudah bisa nikmati Jalan Tol Layang Pettarani ini, mudah-mudahan seksi selanjutnya bisa kita lanjutkan,” kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Nurdin Abdullah menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat atas pembangunan ini. Menurutnya, pusat harus hadir untuk mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengajukan pembangunan jalan tol pesisir selatan Sulsel.
“Saya ingin mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang sebesar besarnya kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atas dukungan untuk pembangunan berbagai Infrastruktur di Sulawesi Selatan,” bebrnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengaku semangat atas statement Nurdin Abdullah bahwa pemerintah pusat harus memberikan dukungan kepada daerah. Pola pikir yang ada bahwa pusat harus membantu daerah.
“Saya sendiri menghargai pola pikir Pak Gubernur. Menyampaikan dukungan pemerintah pusat atas pembangunan ini,” ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkot Makassar dalam pembangunan tol layang sepanjang 4,3 Km tersebut.
“Saya sangat menghargai sekali apa yang disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan. Kita bisa bekerjasama lebih erat karena pemerintah pusat datang mendukung inisiatif pemerintah daerah, bukan sebaliknya. Kalau kami berada di depan, Bapak-bapak di daerah hanya akan menjadi peserta,” kata Menteri Basuki.
Diketahui, pembangunan jalan tol ini dibangun dengan anggaran Rp 2,243 triliun, dengan dukungan dana dari Bank Central Asia dan Bank Sulselbar masa pengerjaan konstruksi sejak 30 April 2018.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33