Redaksi
Redaksi

Senin, 18 Mei 2020 09:41

Dubes China untuk Israel, Du Wei
Dubes China untuk Israel, Du Wei

Israel Selidiki Kematian Dubes China di Apartemennya

Dubes China untuk Israel, Du Wei meninggal saat tidur di apartemennya. Kematiannya kini diselidiki polisi Israel.

TEL AVIV, BUKAMATA - Minggu, 17 Mei 2020, Duta Besar China untuk Israel, Du Wei (57), meninggal di apartemennya di Herzliya, sekitar 10 km dari Tel Aviv.

Kepolisian Israel sejauh ini, belum bisa menjelaskan penyebab kematian Du karena masih dalam proses penyelidikan. Namun, tak ada tanda-tanda mencurigakan.

"Sebagai bagian dari prosedur reguler, ada unit kepolisian di lokasi kejadian," kata juru bicara polisi Israel, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Du, baru menjabat sebagai duta besar pada Februari. Sebelumnya, dia ditugaskan di Ukraina. Ia sudah menikah dan mempunyai seorang putra, tetapi keluarganya belum sempat pindah ke Israel.

Stasiun televisi Israel 12 TV dengan mengutip sumber-sumber anonim dari pihak kesehatan, mengatakan, indikasi awal menunjukkan Dubes Du Wei meninggal dunia secara alami saat tidur.

Pihak berwenang China belum memberikan keterangan terkait kematian Du.

Ketika baru tiba di Israel pada 15 Februari lalu, Du langsung melakukan isolasi mandiri selama dua minggu sesuai dengan pembatasan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Terkait dengan suara-suara yang mengkritik penanganan China -asal muasal virus corona- Du mengatakan negaranya dijadikan kambing hitam di dunia.

Hal itu ia ungkapkan dalam wawancara dengan surat kabar Israel, Makor Rishon, bulan lalu.

"Dalam sejarah, lebih dari sekali, sekelompok orang tertentu dituduh menyebarkan pandemi," kata Du.

"Itu tercela dan patut dikecam. Penyakit ini adalah musuh dari seluruh umat manusia dan dunia harus memeranginya bersama-sama."

Pada Jumat (15/5/2020), Kedutaan China mengeluarkan pernyataan pedas terhadap Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, yang dalam kunjungan ke Israel, mengkritik cara China menangani pandemi virus corona.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#China #Covid-19