Ulfa : Jumat, 15 Mei 2020 19:41

MAKASSAR - Total sudah empat hari dilakukan rapid test secara massal di 18 pasar induk di Kota Makassar. Hasilnya, sebanyak 204 pedagang dinyatakan reaktif.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin. Menurutnya, 204 pedagang yang dinyatakan reaktif tersebut telah diarahkan untuk selanjutnya mengikuti program wisata Covid-19 di hotel.

“Di hari pertama rapid test massal itu sebanyak 21 yang reaktif, hari kedua 44 reaktif, hari ketiga 78 reaktif dan hari ke empat 61 reaktif, jadi total 204 yang reaktif," jelas Naisyah, Jumat (15/5/2020).

Diketahui, khusus hari ini, rapid test massal dilakukan di empat pasar induk di Kota Makassar. Masing-masing Pasar Butung, pasar Sawah, Pasar Niaga Daya dan Pasar Mandai.

"Dari 1.914 pedagang yang di rapid test hari ini, itu ditemukan 61 pedagang yang reaktif," tambah Naisyah.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf saat memantau proses rapid test di Pasar Butung mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar untuk mendeteksi keberadaan virus agar segera dilakukan isolasi.

“Kita sudah siapkan rumah sakit untuk perawatan, dokter termasuk juga hotel untuk pasien yang tidak bergejala. Pekejaan rumah kita hanya menemukan yang career. Fakta yang kita temukan, jika ada saudara kita yang terpapar virus kemudian segera dirawat secara medis itu kecenderungannya cepat sembuh, bahkan ada yang hanya tujuh hari sudah sembuh" beber Prof Yusran.

Dirinya juga memastikan akan memberikan reward kepada masyarakat yang secara sukarela melaporkan diri jika merasa memiliki gejala atau mengakui pernah melakukan kontak.

"Jika kemudian hasilnya reaktif dan bersedia mengikuti program wisata Covid-19 di hotel itu kita berikan reward berupa jaminan untuk keluarganya berupa pemenuhan kebutuhan sehari-hari selama masa isolasi," pungkas Prof Yusran.