Redaksi : Rabu, 13 Mei 2020 14:24
Prof Yusran Jusuf

MAKASSAR, BUKAMATA - Rabu, 13 Mei 2020, sekitar pukul 13.00 Wita, Prof Yusran Jusuf mengucapkan sumpah sebagai Penjabat Wali Kota Makassar, di lantai dua Balaikota Makassar.

Mengenakan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) yang serba putih, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulawesi Selatan (Sulsel) itu, mengikuti bacaan sumpah yang dipandu Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi Sulsel itu, resmi mengganti Iqbal Suhaeb sebagai Penjabat Wali Kota Makassar.

Pemprov sebelumnya mengirim tiga nama ke Kemendagri sebagai calon penjabat wali kota. Ada Prof Rudy Djamaluddin (Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel), Prof Yusran Jusuf (Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah) serta Denny Irawan (Kadis Pariwisata Sulsel). Ternyata, dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.73_779 Tahun 2020 Tentang Pengangkatan Pejabat Wali Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, Mendagri Tito Karnavian menunjuk Prof Yusran. Surat itu ditandatangani 11 Mei lalu.

"Bahwa Makassar ini kekosongan pemimpin sehingga dibutuhkan untuk mengisi kekosongan ini maka gubernur memilih pejabat untuk menjadi wali kota," kata Nurdin dalam sambutannya.

Dia meminta Yusran membangun Makassar dengan soliditas.

"Mimpi saya Kota Makassar harus berubah, tapi tidak mungkin seorang wali kota bisa mengubah karena dibutuhkan soliditas. Supaya lakukan evaluasi secara menyeluruh, team work kita," tambahnya.

Iqbal Suhaeb sendiri persis setahun menyandang jabatan Pj Wali Kota Makassar. Mulai dari 13 Mei 2019 hingga 13 Mei 2020.