BUKAMATA - Minggu, 10 Mei 2020. Prian bernama Sugito tidur di ruang tengah rumah. Maklum, jarum jam menunjukkan pukul 02.00 WIB.
Tiba-tiba, datang sang ibu Sugito, Toni (60). Di tangannya sudah ada golok. Dia lalu membacok anaknya sebanyak 2 kali.
Pemicunya, Toni tidak terima dilarang untuk mudik ke Jember di tengah pandemi Covid-19. Dia kesal lalu menebas leher anaknya sendiri. Kejadian tersebut terjadi di Purwakarta, Jawa Barat.
Sementara itu menurut pengakuan pelaku, dia meminta pulang karena merasa kasihan suaminya tinggal seorang diri di Jember.
"Saya kasihan sama suami saya (ayah tiri korban) di rumah, dia tinggal seorang diri. Tapi sekarang saya menyesal sudah melakukan ini (pembacokan)," ucap Toni.
Sedangkan berdasarkan keterangan korban, ia merasa kasihan karena ibunya tidak ada yang ngurus. Dia juga dikucilkan oleh tetangga di kampungnya.
"Tadinya saya kasihan melihat ibu saya, pada dijauhin tetangga karena kotor dan sering marah-marah," kata Sugiono.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Viral Video Dugaan Penganiayaan Ibu dan Anak Balita oleh Mantan Suami di Takalar
-
Tak Terima Ditegur Saat Ugal-ugalan Berkendara, Dua Pemuda di Bone Aniaya ASN
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Siswi SD Dianiaya Oknum Guru TK di Bone, Orangtua Lapor Polisi