TAKALAR, BUKAMATA - Memasuki pertengahan Ramadan, jumlah pasien covid-19 di Takalar yang dinyatakan positif, perlahan mulai berkurang. Baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang menjalani isolasi mandiri.
Hal ini berdasarkan data harian pengamatan covid-19 oleh tim gugus covid-19 Takalar per hari Jumat (8/5/2020) pukul 19.00 Wita, yang menunjukkan bahwa dari 5 orang yang dinyatakan positif, tiga di antaranya telah dinyatakan sembuh.
"Alhamdulillah, sudah ada tiga pasien yang hasil tesnya negatif setelah menjalani isolasi dan pemeriksaan. Sedangkan dua orang lainnya saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sudah tidak ada yang dirawat di rumah sakit," papar Juru Bicara tim gugus Covid-19 Takalar Syainal Mannan, Sabtu (9/5/2020) pagi.
Adapun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lanjut Juru Bicara tim gugus covid-19 masih berada pada posisis 13 orang. Sedangkan Kasus Orang Dalam Pantauan (ODP) mengalami penambahan 1 orang menjadi 42 orang.
"Kita sama-sama berdoa semoga jumlah ini terus berkurang hingga semua dinyatakan bebas covid-19. Tentunya juga disertai dengan usaha untuk mengikuti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja, memakai masker dan menjaga jarak jika keluar rumah. Dan yang paling penting tidak mudik," jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Gebrakan Bupati Daeng Manye: Ubah Balla Ewako Jadi Pusat Layanan Kilat Terpadu
-
Bupati dan Wakil Bupati Takalar Salat Idul Adha Bersama Masyarakat di Lapangan HM. Daeng Sibali
-
Menuju Takalar Digital: Bupati Daeng Manye Lobi Komdigi Berantas ‘Blank Spot’ & Matangkan Layanan 112
-
Sambut Iduladha, Takalar Gelar Pelatihan Qurban Syar’i dan Sehat untuk Tingkatkan Pemahaman Masyarakat
-
Wujud Empati, Daeng Manye Hadiri Langsung Rumah Duka Mertua Sekda Takalar