Redaksi
Redaksi

Kamis, 07 Mei 2020 08:58

Pelarungan jenazah WNI yang disiarkan televisi Korea Selatan.
Pelarungan jenazah WNI yang disiarkan televisi Korea Selatan.

Jenazah ABK WNI Dibuang ke Laut, Kemenlu Panggil Dubes China

Jenazah seorang ABK WNI yang bekerja di kapal China, dilarung ke laut. Jenazah itu disebut meninggal karena penyakit menular.

JAKARTA, BUKAMATA - Sebuah video beredar luas. Tampak sejumlah orang mengelilingi sebuah kantung jenazah berwarna orange. Kantung jenazah itu berada di tepi kapal.

Kemudian, keempat orang tersebut bersama-sama mengangkat kantung jenazah. Lalu, keempat pria itu secara serentak melempar jenazah ke laut.

Jenazah itu Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang bekerja di kapal China. Video itu disiarkan salah satu media televisi Korea Selatan.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha membenarkan adanya peristiwa pelarungan ini. Kemenlu kata Judha, akan memanggil Dubes China untuk mengklarifikasi berita tersebut.

"Guna meminta penjelasan tambahan mengenai alasan pelarungan jenazah dan perlakuan yang diterima ABK WNI lainnya, Kemlu akan memanggil Duta Besar RRT (Republik Rakyat Tiongkok)," ujar Judha dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Judha menyebut terdapat 3 jenazah WNI dilarungkan ke laut karena kematiannya disebabkan oleh penyakit menular. Kematian 3 ABK itu, sebut Judha, terjadi pada bulan Desember 2019 dan Maret 2020.

"Pada kapal Long Xin 629 dan Long Xin 604, terjadi kematian 3 awak kapal WNI saat kapal sedang berlayar di Samudera Pasifik. Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular dan hal ini berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya," ujar Judha dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Belum diketahui jenis penyakit menular yang diderita ketiga ABK tersebut. Kementerian Republik Rakyat Tiongkok (RRT) kata Judha, mengklaim pelarungan telah sesuai praktik kelautan internasional. Pelarungan terpaksa dilakukan untuk menjaga kesehatan para awak kapal lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Jenazah Terinfeksi Corona #China

Berita Populer