Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Sabtu, 02 Mei 2020 18:54

IST.
IST.

Tersisa 5 Hari, Gubernur dan Pj Walikota 'Pede' PSBB Makassar Tak Diperpanjang

Gubernur Sulsel menyampaikan keyakinannya jika PSBB di Kota Makassar kemungkinan besar tak bakal diperpanjang. Faktanya di lapangan, sejumlah pelanggaran masih mendominasi.

MAKASSAR - Hingga hari ini, Sabtu (2/5/2020), total sudah 9 hari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar. Praktis, tersisa 5 hari lagi penerapan PSBB akan berakhir.

Faktanya di lapangan, sejumlah pelanggaran masih mendominasi. Imbauan untuk berdiam diri di rumah nampak belum terlalu efektif. Ini menyebabkan intensitas penyebaran Covid-19 di Kota Makassar belum juga menunjukkan tren yang menurun.

Meskipun demikian, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan keyakinannya jika PSBB di Kota Makassar kemungkinan besar tak bakal diperpanjang. Apalagi, katanya, masih ada waktu untuk terus mendorong kedisiplinan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

"Masih ada sisa waktu untuk mendorong kedisiplinan masyarakat kita agar semakin banyak yang tinggal di rumah, mobilitas semakin dikurangi," katanya, saat berkunjung ke Posko Induk Tim Covid-19 Kota Makassar di Jalan Nikel Raya, Sabtu (2/5/2020).

"Yang kita butuhkan sekarang adalah kepatuhan masyarakat. Semua harus mematuhi protokol kesehatan, tangan harus selalu bersih, jaga sosial distancing dan memperbaiki gizi," tambahnya.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb juga menyampaikan keyakinan yang sama. Untuk itu, katanya, pihak Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar saat ini semakin mempertegas penegakan aturan PSBB di lapangan demi mengurangi mobilitas warga di ruang publik.

"Sesuai arahap Pak Gubernur agar PSBB kita ini terus dioptimalkan supaya tidak ada lagi perpanjangan. Insyaallah jika kita mematuhi seluruh aturan PSBB, kita optimis mampu melewati ini lebih cepat. Jadi, mohon jangan dulu berkeliaran di luar," harapnya.

Sebelumnya, dalam sesi video conference dengan awak media, Jumat (1/5/2020), Iqbal memang sudah menyampaikan tekadnya untuk berusaha agar penerapan kebijakan PSBB ini tak diperpanjang lagi.

Ia bahkan mengklaim jika merujuk pada situasi dan kondisi saat ini, pelaksanaan PSBB di Kota Makassar dianggap telah berjalan cukup baik dan efektif.

"Peningkatan (penyebaran Covid-19) juga tidak terlalu signifikan. Entitasnya sedikit berkurang. Begitu juga dengan warga yang barangkali tidak disiplin, perlahan mulai disiplin, pelanggaran ditindaki. Dan kita harap semoga semakin hari semakin membaik," katanya.

Oleh karena itu, kata Iqbal, di pekan kedua penerapan PSBB ini, pihaknya akan fokus untuk memutus terjadinya transmisi lokal penyebaran virus corona.

"Di minggu kedua ini, kami akan semakin tegas, sebab kita tidak mau ini harus diperpanjang. Kita usahakan akan tegas sepanjang minggu kedua ini supaya tidak ada lagi terjadi transmisi lokal. Yang paling penting memang itu kalau tidak ada kontak antara satu dengan yang lainnya. Jika tetap di rumah, maka Insyaallah ini akan berhasil," demikian Iqbal.

Penulis : Rizal
#Pemberlakuan PSBB #Makassar