Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Sabtu, 18 April 2020 16:23

Perlimaan Bandara Sultan Hasanuddin. IST
Perlimaan Bandara Sultan Hasanuddin. IST

Dijaga 24 Jam, Ini 6 Titik Masuk Kota Makassar yang Akan Diperiksa Ketat

Pemberlakuan PSBB di Kota Makassar baru efektif dimulai pada Jumat (24/4/2020). Hal itu dilakukan untuk mencegah virus corona.

MAKASSAR - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan diterapkan di Kota Makassar mulai 24 April hingga 7 Mei mendatang.

Sebelum diberlakukan, terlebih dahulu akan dilaksanakan tahap sosialisasi pada 17-20 April. Selanjutnya, tahap uji coba pada 21-23 April mendatang.

Pelaksanaan PSBB di Kota Makassar baru efektif dimulai pada Jumat (24/4/2020), selama minimal 14 hari dengan opsi perpanjangan jika intensitas penyebaran wabah Covid-19 belum menurun.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, sebanyak 810 personel Polrestabes Makassar dan 390 personel dari Satker Polda Sulsel telah disiapkan untuk mengamankan penerapan PSBB di Kota Makassar.

Selain itu, kata Ibrahim, pengamanan PSBB juga melibatkan 108 personel unsur TNI serta 222 personel dari unsur Pemerintah Kota Makassar, yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar Kota Makassar.

"Polda Sulsel menyiapkan ribuan personel guna mengamankan seluruh wilayah Kota Makassar, selain dari unsur kepolisan juga disiapkan ratusan personel pengamanan dari TNI dan Pemda. Totalnya sekitar 1.630 personel di luar cadangan dan Dalmas serta Tim Tindak," ungkap Ibrahim.

Selama PSBB, katanya, akan diberlakukan sistem pengamanan kota (sispam kota) dengan melakukan pola preventif dan represif berupa pembuatan dan penjagaan pada pos-pos di beberapa wilayah dan ruas jalan untuk membatasi gerak masyarakat.

Selain itu, kata Ibrahim, petugas juga akan melaksanakan patroli dan pengecekan terhadap pembatasan kegiatan-kegiatan masyarakat sesuai acuan pada pedoman PSBB dari Kementerian Kesehatan.

Selama PSBB diberlakukan, ada 6 check point yang didirikan. Pos-pos itu tersebar pada seluruh titik yang menjadi akses utama untuk masuk ke Kota Makassar. Total 408 personel satgas perbatasan akan dikerahkan untuk mengawasi 6 lokasi pospam batas Kota Makassar tersebut.

Setiap pos akan dijaga 68 personel gabungan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan TNI-Polri. Mereka akan berjaga selama 24 jam di setiap check point.

Pengawasan dibagi dalam tiga shift. Satu shift bertugas selama 12 jam. Pada setiap shift, pos tersebut dijaga dan diawasi oleh 23 personel.

Setiap pos tersebut dilengkapi dengan alat pendeteksi suhu tubuh, alat pelindung diri (APD), alat penyemprot disinfektan untuk kendaraan dan antiseptik untuk manusia, mobil ambulans dan alat komunikasi berupa pengeras suara.

Berikut ini 6 titik masuk Kota Makassar yang akan diperiksa ketat selama PSBB:

1. Perempatan Jalan Sultan Alauddin-Mallengkeri-Jalan Syech Yusuf Gowa (Perbatasan Makassar-Gowa)
2. Jembatan Barombong (Batas Kota Makassar-Gowa)
3. Jalan Aroepala Hertasning-Gowa (Batas Kota Makassar-Gowa)
4. Jalan Tamangapa Raya-Gowa (Batas Kota Makassar-Gowa)
5. Tamalanrea Raya-Poros Pamanjengan (Batas Kota Makassar-Maros)
6. Perlimaan Bandara Sultan Hasanuddin (Batas Kota Makassar-Maros)

Adapun posko induk Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar terletak di Jalan Nikel Raya, Kota Makassar.

Penulis : Rizal
#Pemberlakuan PSBB #Makassar