BUKAMATA - Ratu Tisha memutuskan mundur dari jabatan sebagai Sekjen Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Meski begitu, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro, mengatakan Ratu Tisha Destria masih berstatus Sekjen PSSI meski sudah menyatakan mundur.
"Sekjen sudah mengundurkan diri melalui surat tertulis dan itu hak pribadi," kata Haruna.
"Namun, secara organisasi masih harus diputuskan apakah pengunduran dirinya diterima atau tidak," tambahnya
Kata dia, pemberhentian Sekjen harus melalui rapat Exco. "Dan sampai saat ini belum ada rapat mengenai hal itu," jelas dia dilkutip Kompas, Kamis (16/4/2020).
Adapun rapat soal pengunduran diri Ratu Tisha rencananya akan digelar pada bulan ini.
Jika hasil rapat tersebut sepakan Ratu Tisha mundur, maka akan dibahas pula mekanise penyaringan sekjen baru.
Dalam praktiknya, pengangkatan Sekjen PSSI membutuhkan waktu yang lama. Pemilihan Sekjen PSSI dalam statuta tersebut hanya dapat diusulkan oleh Ketua Umum PSSI.
Setelah Ketum PSSI mendapatkan nama, kemudian akan diangkat oleh Komite Eksekutif PSSI.
"Itu semua proses. Hal seperti kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) serta psikotes itu, kan, alat untuk menilai seseorang. Kalau kemudian itu diperlukan, kenapa tidak. Itu nanti kesepakatan di rapat," pungkasnya.
View this post on InstagramDear friends, Hari ini Senin, 13 April 2020, melalui surat, saya telah resmi mengundurkan diri dari posisi Sekretaris Jenderal PSSI.⠀ ⠀ Saya bersyukur pernah meraih kesempatan bekerja untuk melayani Anggota PSSI, pemain, pelatih, wasit, match commissioner, instruktur, dan para pecinta sepakbola sejak 17 Juli 2017. ⠀ ⠀ Bersama-sama kita telah memeriahkan kursus kepelatihan dan perwasitan di berbagai provinsi, memutar rantai Amatir dan Elit Usia Muda, membangun kerjasama dengan federasi kelas dunia, menghidupkan lini usaha kreatif, mengibarkan kembali sepakbola putri, dan puncaknya adalah terpilihnya Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20. Sebuah kebanggaan yang tidak dapat terwujud tanpa dukungan Pengurus & Anggota PSSI, Pemerintah, dan stakeholder sepakbola, termasuk kamu; setiap individu yang sedang mendengarkan pesan ini. Jangan pernah berhenti untuk mendukung sepakbola Indonesia. Yakin selalu ada harapan bagi yang berdoa, selalu ada waktu yang tepat bagi yang bersabar & selalu ada jalan bagi yg tidak pernah lelah berusaha. Pada suatu kesempatan dengan para sahabat, saya pernah berkata: “hati saya, kalau dibelah, isinya hanya sepakbola”. I have loved you for a thousand years, and I will love you for a thousand more. ----------- Because we love football,⠀ RT
A post shared by Ratu Tisha (@ratu.tisha) on
TAG
BERITA TERKAIT
-
PSSI Tunjuk John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
-
140 Anak SSB Se-Sulsel Ramaikan Festival Grassroots, Appi: Ini Awal Kebangkitan Sepak Bola Kita
-
Patrick Kluivert dan Staf Kepelatihan Resmi Hengkang, PSSI Siapkan Reorganisasi Timnas
-
Respon AFF Coret Klub Indonesia di ACC, PSSI: Kita Jalan Terus
-
Patrick Kluivert Umumkan 27 Pemain Timnas Indonesia, Tanpa Asnawi Mangkualam