MAKASSAR, BUKAMATA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak wabah pandemi COVID-19, Front Gerakan Mahasiswa Ekonomi Study Club, Fakultas Ekonomi & Bisnis UMI Makassar, memberikan bantuan paket sembako dan masker kepada warga yang membutuhkan, Selasa, 13 April 2020.
Achmad Dizza Yusran selaku Ketua Umum Forgame SC menjelaskan, kegiatan ini bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terkena dampak COVID-19.
"Wabah pandemi COVID-19 tentunya sangat berpengaruh terhadap masyarakat, baik itu dampak medis maupun dampak ekonominya. Situasi seperti ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. Maka dari itu, dengan dilaksanakannya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.
Bentuk keprihatinan terhadap masyarakat dilakukan dengan menggalang donasi, yang selanjutnya akan disalurkan dalam bentuk masker dan sembako. Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang jalan Urip Sumoharjo sampai Jl. Perintis Kemerdekaan.
Paket sembako kali ini, akan disalurkan ke masyarakat, yang menjadi target donasi, para buruh harian, tukang ojek dan juru parkir.
Wakil Dekan 3 fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI Dr. Syamsuri Rahim mengapresiasi aksi peduli kegiatan kemanusiaan seperti ini. "Dengan keadaan pandemi pasti masyarakat golongan bawah merasakan dampaknya, terutama pada pembatasan sosial, sehingga mereka kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokoknya," ujarnya.
"Karena praktis pencaharian/pekerjaannya juga semakin sulit, dengan kegiatan pembagian sembako bisalah meringankan beban mereka. Besar harapan kami kepada teman-teman mahasiswa, agar bisa mengambil peran, dalam membantu masyarakat menengah ke bawah dalam menghadapi Pandemi COVID-19," tutup Syamsuri Rahim.
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Luwu Timur - UMI Gelar Lawatan Kerjasama Akademik ke Malaysia
-
Tim Dosen Pengabdian LPKM UMI Ajarkan Warga Desa Borisallo Buat Cookies untuk Tingkatkan Imunitas
-
Basri Modding Tak Terbukti Selewengkan Dana Yayasan UMI
-
IKA FP-UMI Bukber 1000 Anak Yatim, Dapat Pujian Rektor
-
Prof Basri Modding Dicopot, UMI Bentuk Tim Pencari Fakta