KENDARI - Sabtu, 11 April 2020, cuaca Kota Kendari, Sulawesi Utara, diguyur hujan lebat dari siang hingga malam hari.
Hujan lebat tersebut tidak menyurutkan para petugas medis RSUD Bahteramas untuk memakamkan satu pasien virus corona (Covid-19) asal Kota Kendari. Usianya 35 tahun.
Para petugas tampak lengkap mengenakan alat pelindung diri (APD). Mereka berjumlah enam orang. Lima diantaranya bertugas mengangkat peti mayat.
Dengan tenaga yang dimiliki, kelima petugas mengangkat peti. Sesekali, mereka terpaksa istrahat sejenak kemudian melanjutkan ke liang kubur.
Tidak jauh dari lokasi pemakaman, ada sejumlah warga yang menyaksikan dan memberikan semangat kepada para tim medis.
Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Covid -19, dr Rabiul Awal menagtakan, pasien (35 tahun) tersebut sempat dirawat di RS Santa Ana. Kemudian dirujuk ke RSUD Bahteramas.
Pasien yang meninggal diketahui berasal dari Kota Kendari. Umur pasien 35 tahun seperti yang disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dr Rabiul Awal.
"Pasien yang meninggal itu masuk RSUD Bahteramas tanggal 10 April kemarin. Setelah masuk pada pukul 13.00 Wita tepatnya, maka dilakukan penanganan. Pukul 17.15 pasien dimasukan ke IGD isolasi Covid, sebab hasilnya swab tesnya dinyatakan positif Covid dari laboratorium Makassar," kata dr Rabiul Awal.
Rabiul juga menambahkan, tepat pada pukul 02.00 Wita, pasien yang berusia 35 tahun dan berjenis kelamin laki-laki menghembuskan nafas terakhirnya.
"Memang ada riwayat penyakit pasien. Rutinitas pasien itu tiga kali seminggu cuci darah, dan tambahan penyakit batuk, influenza, juga sesak nafas," tambah Rabiul.
BERITA TERKAIT
-
Pembongkaran Makam Covid di Pinrang, Polisi Lakukan Ini
-
Polisi Tetapkan 14 Tersangka Pembongkaran Makam Covid-19 di Parepare
-
Petugas Pemulasaran Dipukul Gegara Jenazah Covid-19 Tertukar
-
Perjuangan Andi Baso dan Tiga Putrinya Ziarahi Makam Istri di Pemakaman Covid-19 di Gowa, Rela Panjat Tower
-
Lokasi Pemakaman Jenazah Covid-19 Dialihkan ke Samata, Lahannya 1,4 Hektare