Ulfa
Ulfa

Senin, 06 April 2020 15:33

Muhammad Syarifuddin. IST
Muhammad Syarifuddin. IST

Terpilih Jadi Ketua MA, Ini Sosok Syarifuddin

Kursi Ketua MA kini diduduki Muhammad Syarifuddin. Dia mengantikan Hatta Ali yang memasuki masa pensiun.

BUKAMATA - Muhammad Syarifuddin resmi terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung (MA) periode 2020-2025. Dia bakal menggantikan Hatta Ali, Ketua Ma saat ini, yang memasuki masa pensiun.

Syarifuddin terpilih setelah mendapat suara terbanyak yakni 32 suara dari 46 pemilih pada putaran kedua. Sementara, Andi Samsan kembali mendapat 14 suara.

Usai terpilih, Syarifuddin mengucapkan syukur karena terpilih sebagai Ketua MA.

"Syukur kepada Allah SWT, pada siang ini yang telah melimpahkan amanah kepada saya memimpin Mahkamah Agung selama satu periode ke depan," kata Syarifuddin, Senin (16/5/2020).

Syarifuddin turut mengucap terima kasih kepada rekan-rekan yang telah memilih dirinya dan mempercayakan jabatan Ketua MA.

"Saya tidak lebih baik dari bapak, yang mulia Hatta Ali. Beliau telah membawa kemajuan dan akan kami tingkatkan," bebernya dilansir Tempo.

Pria kelahiran Baturaja, 17 Oktober 1954 ini, merintis karirnya sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri Banda Aceh pada 1981. Dia kemudian ditempatkan sebagai hakim di PN Kutacane pada 1984.

Setelah tujuh tahun di PN Kutacane, Syarifuddin kemudian dimutasi ke PN Lubuk Linggau sampai dengan 1995. Kariernya makin naik dengan diangkat sebagai Wakil Ketua PN Muara Bulian, Jambi.

Dalam perjalanannya, dia kemudian diangkat sebagai Ketua PN Padang Pariaman dan akhirnya pulang ke kampung halaman sebagai Ketua PN Baturaja pada 1999.

Rekam jejaknya membawa dia masuk Ibu Kota Jakarta. Syarifuddin lantas dipercaya sebagai hakim di PN Jakarta Selatan. Hanya berselang dua tahun, ia mendapat promosi sebagai Wakil Ketua PN Bandung periode 2005-2006 dan kemudian menjadi Ketua PN Bandung pada 2006.

Kariernya terus meroket. Syarifuddin pun ditunjuk sebagai hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi Palembang. Bahkan dia pun senpat enam tahun menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan (Bawas) MA. Syarifuddin juga pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA ketika masih menjabat Kepala Bawas MA.

Tahun 2013 menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah karier Syarifuddin. Komisi III DPR menetapkannya menjadi hakim agung bersama tujuh kolega lainnya pada 23 Januari 2013. Ketua MA pun melantik doktor lulusan Universitas Parahiyangan ini menjadi hakim agung pada 11 Maret 2013.

Dua tahun berselang, 28 Mei 2015, Doktor Hukum jebolan Universitas Parahyangan, Bandung ini diangkat sebagai Ketua kamar Pengawasan MA.

Kemudian pada 2016 ditetapkan sebagai Wakil Ketua MA bidang Yudisial setelah dipilih oleh mayoritas hakim agung pada 14 April 2016.

Saat ini, Syarifuddin resmi terpilih sebagai Ketua MA masa bakti 2020-2025 menggantikan Ketua MA 2017-2020 Hatta Ali yang memasuki masa pensiun.

Di luar karier hakim, saat ini ia juga menjadi Ketua Ikatan Alumni UII Yogyakarta, menggantikan Mahfud MD.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Syarifuddin #Ketua MA

Berita Populer