OKU, BUKAMATA - Jumat, 3 April 2020. AW (19) menghubungi RK (13). Pelatih pramuka itu memanggil RK ke SMPN di Kecamatan Semidangaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) lewat chat. Alasannya untuk dilatih sebagai ketua regu.
Pukul 09.00 WIB, RK tiba di sekolah. Diantar ayah sama ibunya. Namun, ayah ibunya tak ikut masuk. RK langsung masuk ke sekolah. Saat itu, sekolah sedang libur. Jadi sepi.
Gadis berwajah manis yang masih duduk di bangku kelas I SMP itu, menuju aula yang berada di belakang sekolah.
Tidak lama kemudian, datang pelaku yang mengajak korban menuju lapangan olah raga.
Sampai di lapangan olah raga, korban diminta berbalik membelakangi pelaku.
Setelah korban berbalik badan, pelaku mengambil kayu dan memukul bagian belakang kepala korban sebanyak dua kali.
Mendapat pukulan di kepala, korban terjatuh dan pingsan. Pelaku lalu mengangkat korban dan membawanya ke dalam hutan dan mengikat korban dengan tali rapiah.
Pelaku juga menutup mata korban dengan dasi pramuka, lalu menyumbat mulut korban dengan kaus kaki korban.
Pelaku kemudian membuka baju dan menggerayangi korban, namun tiba-tiba korban bergerak dan berusaha berontak.
Saat itulah tersangka panik dan kembali memukul wajah korban, hingga korban lemas kembali.
Dan saat itulah pelaku menyetubuhi korban. Setelah selesai, tersangka lalu mengikat dan mencekik leher korban dengan dasi pramuka. Akhirnya korban tidak bergerak-gerak lagi.
Untuk memastikan korban benar-benar sudah tewas, tersangka mengambil kayu kecil dan menusuk-nusukan ke tubuh korban bagian rusuk dan di bawah payudara dengan kuat.
Saat itu, lalu timbul hasrat tersangka untuk kembali menyetubuhi korban yang kedua kalinya.
Setelah menyetubuhi korban, pelaku kembali menusuk-nusuk korban dengan kayu kecil ke bagian kemaluan, anus, pipi, dan rusuk kiri.
Kemudian tersangka membalikkan badan korban lalu menusuk-nusuk pinggang dan kemaluan serta anus korban.
Setelah itu, tersangka merapikan baju korban dan menutupi dengan daun-daun yang berada di sekitar tempat kejadian.
Setelah itu, tersangka pergi meninggalkan korban tersebut.
Kasus hilangnya korban itu, dilaporkan ke polisi. Petugas bergerak cepat mencari tersangka, hari itu juga tepatnya pukul 11.45 atau tidak sampai 3 jam dari kejadian, pelaku berhasil diringkus oleh anggota Polres OKU di rumahnya Desa Tebing, Kampung Kecamatan Semidangaji.
Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto SH SIK seperti dikutip dari tribunnews, Sabtu (4/4/2020), membenarkan kejadian tersebut.
Kapolres bilang, tersangkanya sudah diamankan.
BERITA TERKAIT
-
Setubuhi dan Sebar Foto Bugil Anak Dibawah Umur, Polisi Tangkap Pemuda Pengangguran di Gowa
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru