PAPUA, BUKAMATA - TPNPB-OPM, mengunggah status seorang prajurit TNI. Di akun Facebooknya, Samroni AD menulis, "kami masih baik hati makanya diajak ko berunding, bukan menyerah karena ko sudah dikepung sama TNI. Karena otak ko isinya sagu ma singkong jadi ko bilang kamu menyerah ko lawan ecek-ecek buat kami TNI."
Pimpinan TPNPB-OPM Kodap Ngalum Kupel, Lamek Taplo bilang, memang ada ajakan berunding dari TNI-Polri. Mereka sepakat. Namun, tidak di Pengunungan Bintang, melainkan melibatkan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
Saat ini, pasukan TPNPB-OPM terkepung di Pegunungan Bintang. Bupati Pengunungan Bintang, Pangdam Cenderawasih, Dandim, Kapolres serta tokoh Gereja, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Jumat, 3 April 2020 kemarin, menggelar pertemuan dari pukul 10.00 sampai dengan pukul 15.00 WIT di Oksibil.
Dalam pertemuan tersebut, memutuskan beberapa agenda langkah tegas terhadap Pasukan TPNPB-OPM Ngalum Kupel. Di antaranya, membentuk tim negosiasi dari pihak pemerintah dan seluruh SKPD stakeholder yang ada di Kabupaten Pengunungan Bintang.
Tim akan bernegosiasi kepada TPNPB-OPM pimpinan Lamek Taplo, untuk segera mengembalikan senjata yang sudah ada di tangan TPNPB-OPM sejak 2019 silam, kepada Pemerintah Indonesia melalui TNI-Polri.
Tim akan kerja sama dengan aparat keamanan Indonesia melalui TNI-Polri untuk memburu pasukan TPNPB-OPM pimpinan Lamek Taplo di wilayah Pengunungan Bintang.
Menanggapi itu, Lamek Taplo itu adalah mimpi di siang bolong.
"Kami Pasukan TPNPB-OPM Kodap Ngalum Kupel berhasil memiliki 11 pucuk senjata gratis dari tangan TNI-Polri melalui helikopter. Kami akan menggunakan senjata ini melawan Pemerintah Indonesia sampai Papua Merdeka," tegas Taplo.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Buron Tujuh Tahun, Penembak Rombongan Tito Karnavian Akhirnya Ditangkap di Puncak Jaya
-
Evakuasi Jenazah Joni Hendra Berjalan Lancar, Satgas Damai Cartenz Siap Tindak Tegas Pelaku Penembakan
-
Satpam SMA di Sleman Jadi Tersangka Pemasok Senjata KKB
-
Pilot Susi Air yang Disandera OPM Akhirnya Bebas Lewat Negosiasi
-
Komandan Koramil 1703-04/Aradide Tewas di Tangan OPM