Menjalin koordinasi di Tanah Rampi: Kala Tradisi Bertemu Harapan Masa Depan
16 Agustus 2026 22:10
Sebuah mayat dalam karung ditemukan hanyut di sungai Bela-belawae, Pinrang. Mayat diduga korban pembunuhan.
PINRANG, BUKAMATA - Rabu, 1 Apri 2020. Sore itu, beberapa pemancing serius menunggui mata kailnya dimangsa ikan di Sungai Desa Mallongi-longi, Kecamatan Mattirobulu, Pinrang.

Tiba-tiba, sebongkah karung hanyut terbawa arus sungai. Para pemancing melihat bayangan kaki. "Itu mayat..itu mayat," teriak salah seorang pemancing.
Mereka lalu berusaha menggapai karung itu. Namun karena arus yang deras, karung itu terus hanyut. Pemancing terus mengikuti karung hanyut itu. Pemancing lainnya mengambil sepeda motor lalu meluncur ke desa sebelah, memberitahukan ada karung berisi mayat yang hanyut.
Setelah ditelusuri, karung itu akhirnya didapat di Sungai Bela-belawae. Warga bersama aparat kepolisian lalu membuka isi karung tersebut. Ternyata mayat seorang perempuan. Masih lengkap dengan celana jinsya.

Kasatreskrim Polres Pinrang, AKP Dharma Negara bilang, mayat itu diduga korban pembunuhan.
"Dugaan awal korban pembunuhan, mayatnya juga sudah susah dikenali, sudah rusak dan membusuk, kita masih melakukan penyelidikan," ungkapnya.
16 Agustus 2026 22:10
16 Agustus 2026 15:57
16 Agustus 2026 15:50
16 Agustus 2026 15:29