MAKASSAR, BUKAMATA - Minggu malam, 29 Maret 2020. Sekitar pukul 21.40 Wita. Seseorang tiba-tiba melompat dari jembatan Barombong, ke laut Jeneberang yang mengalir ke muara laut.
Kontan warga ramai berkerumun. Menyaksikan tim SAR melakukan pencarian. Mereka mengabaikan peringatan social distancing soal corona. Tim SAR pun kesulitan melakukan pencarian akibat ruang gerak yang sempit.
Salah seorang anggota SAR, Maya kemudian menyampaikan keluhannya di media sosial, soal ramainya warga. Petugas lalu membubarkan kerumunan.
Humas Basarnas Kota Makassar, Hamsidar, mengaku belum mengetahui identitas orang yang bunuh diri. Pasalnya di tempat kejadian perkara, ada dua kartu identitas yang berbeda. Satu Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Roslina (28), alamat Kampung Parang, Desa Gantungan, Kecematan Bajeng Barat. Yang satunya lagi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) atas nama Taufik.
Salah seorang kerabat keduanya yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, Taufik dan Roslina adalah suami istri. Taufik bekerja sebagai driver ojol. Keduanya lanjut kerabat itu, memang sedang mengalami masalah keluarga.
Tadi malam pencarian dihentikan atas pertimbangan keselamatan para petugas Tim SAR. Pencarian akan dilanjutkan Senin, 30 Maret 2020 hari ini.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Mengenal 'Poppo', Hantu yang Gegerkan Warga Gowa
-
200 KK di Gowa Bakal Dapat Pasokan Air dari Pembangunan Sumur Bor
-
Tingkatkan Kualitas Pertanian Sulsel, Ridwan Andi Wittri Bagikan 1.091 Unit Pompa Air BBG
-
Terekam CCTV, Perempuan Berdaster di Gowa Curi Tempe Hingga Kacang
-
Ayah di Gowa Tega Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil, Aksi Biadab Terbongkar Setelah Korban Periksa ke Puskesmas