TAKALAR - Tiga dari lima inovasi pelayanan publik Kabupaten Takalar pada kategori umum berhasil masuk dalam Top 30 inovasi pelayanan publik tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019.
Ketiganya yakni, pertama KURMA LASTRI (kunjungan rumah untuk lansia resiko tinggi) Puskesmas Ko'mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara Kategori Kesehatan.
Kedua, KOYOBI ANTI BULLYING (Kotak ayo berbagi agen anti bullying) di SMPN 2 Galesong Utara, Kecamatan Galesong Utara kategori pendidikan dan yang ketiga, POS PINTAR (Pusat Inovasi Terpadu) Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng utara kategori Pemberdayaan Masyarakat.
"Inovasi yang dimasukkan untuk dinilai 9, namun yang berhasil masuk penilaian ada 5 inovasi dan akhirnya tiga inovasi yang berhasil masuk top 30 tingkat Provinsi. Ini mewakili Provinsi Sulsel bersama daerah lainnya yang masuk top 30 untuk bersaing ditingkat nasional," kata Kepala Bagian Ortala Setda Takalar, Ridwan S Buana.
Selain kategori umum, Kabupaten Takalar juga akan mengikuti inovasi lainnya pada kategori khusus dan kategori replikasi.
Untuk kategori khusus yang mengsyaratkan inovasi yang telah memenangkan penghargaan pada lomba inovasi sebelumnya, Kabupaten Takalar akan kembali mengirimkan inovasi PAPA SEHAT (Papan Kontrol Kesehatan) yang berhasil masuk top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2018 yang lalu untuk bersaing kembali pada top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2019 ditingkat pusat.
Sedangkan untuk kategori replikasi kategori inovasi yang sudah menang sebelumnya dan berhasil diaplikasikan ditempat lain. Salah satu inovasinya dibidang pendidikan yakni inovasi yang hampir sama dengan PAPA SEHAT yang telah dimodifikasi disekolah-sekolah SD.
"Inovasi ini membutuhkan dukungan yang besar baik oleh pemerintah itu sendiri maupun oleh masyarakat karena ini menjadi penilaian yang poinnya sangat tinggi dari tim penilai. Terutama dukungan dari pemerintah,"
TAG
BERITA TERKAIT
-
Hamka B Kady Siap Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Takalar Lewat Komisi V dan Banggar DPR RI
-
Daeng Manye Tegas ke ASN Takalar: Jangan Hanya Absen, Disiplin Jadi Kunci Pelayanan Publik
-
Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Takalar Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak
-
Panen Raya Tebu Bersama Presiden, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan
-
Bupati Daeng Manye Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Pendidikan Disebut Investasi Putus Rantai Kemiskinan