Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Isu Pemerintah Kota Makassar bakal menerapkan lockdown lokal mengemuka. Namun hal itu dibantah Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb.
MAKASSAR - Pandemi virus corona atau Covid-19 saat ini menerjang Sulawesi Selatan. Hingga Jumat (27/3/2020), total sudah 27 pasien positif corona di Sulsel. Kasus terbanyak ditemukan di Kota Makassar.
Isu Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal menerapkan lockdown lokal pun mengemuka. Bahkan belakangan ini, beredar kabar bahwa hal tersebut telah disetujui dan bakal mulai diterapkan pada 30 Maret mendatang.
Terkait isu tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb angkat bicara. Ia menegaskan jika kabar yang beredar di masyarakat itu tidak benar alias hoaks.
Penjelasan tersebut disampaikan Iqbal lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (27/3/2020) sore. Ia menjelaskan jika sampai saat ini belum ada keputusan dari pemerintah kota untuk menutup total akses ke seluruh wilayah Makassar.
"Ramai beredar kabar bahwa Kota Makassar akan melakukan lockdown pada 30 Maret 2020 mendatang. Saya klarifikasi bahwa berita ini tidak benar adanya. Kota Makassar adalah ibukota provinsi yang juga sebagai kota transit, hingga saat ini kami belum mengambil sikap untuk menutup jalur darat, laut, maupun udara," tulis Iqbal sembari mengunggah foto selebaran yang memuat isu lockdown lokal tersebut.
"Yang akan kami lakukan adalah karantina parsial, dimana menutup akses perumahan serta pemukiman yang teridentifikasi ada warga yang ODP, PDP, maupun positif corona. Saya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait juga para camat agar memperketat aturan agar penyebaran Covid-19 ini tidak begitu luas. Warga yang akan keluar masuk di perumahan yang terisolasi akan di screening terlebih dahulu dan di bolehkan keluar jika memang urgent," demikian Iqbal.
Diketahui, beberapa daerah mulai menerapkan kebijakan karantina wilayah alias lockdown lokal di saat pemerintah pusat masih belum memutuskannya guna mencegah penyebaran virus corona. Sebut saja Tegal, Solo hingga Papua.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33