MAKASSAR - Ditengah ancaman pandemi virus corona, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar justru tetap melakukan pelantikan pejabat untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan.
Pelantikan tersebut digelar Selasa (24/3/2020) sore sekitar pukul 16.30 Wita. Bertempat di ruang rapat Sekda lantai 9 Balai Kota Makassar, sebanyak 23 pejabat tingkat eselon III resmi dilantik. Mereka dilantik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, M Ansar.
Pelantikan ini pun mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, Pemkot Makassar dibawah komando Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dianggap tak punya empati sama sekali.
Pasalnya, Indonesia saat ini tengah berjuang melawan wabah Covid-19. Di Sulsel sendiri empat orang sudah dinyatakan positif terjangkit virus mematikan itu.
Pelantikan tersebut ibarat ironi. Ditengah upaya pemerintah menggalakkan social distancing dan melarang kegiatan-kegiatan berkumpul melalui berbagai macam surat edaran dan imbauan langsung, Pemkot Makassar justru tetap melaksanakan agenda pelantikan tersebut.
Hal ini pun mendapat sorotan langsung dari Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Nurhaldin NH. Menurutnya, Pemkot seharusnya tidak perlu melakukan pelantikan dalam situasi seperti sekarang ini.
"Harusnya pemerintah kota tidak mengadakan dulu pelantikan. Pemerintah kota harus lebih tanggap bencana dengan adanya virus corona ini," tegas Nurhaldin.
Menurutnya, langkah Pemkot dengan melakukan pelantikan puluhan pejabat ditengah status tanggap darurat Covid-19 di Kota Makassar sangat disayangkan. Pemkot, katanya, dinilai melanggar aturan sendiri dimana sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah.
"Pemerintah kota sekarang harus fokus mengatasi masalah virus corona, bukan tentang masalah pelantikan dulu. Apalagi kan pemerintah kota juga telah mengimbau untuk tidak berkumpul atau melakukan acara yang mengundang keramaian dulu," sesal Nurhaldin.
Diketahui, 23 pejabat yang dilantik Pemkot Makassar tersebut terdiri dari 2 camat, 13 sekretaris camat, serta 8 sekretaris dinas dan kepala bidang. Saat prosesi pelantikan digelar, seluruh pejabat yang dilantik tersebut nampak menggunakan masker dan sarung tangan.
BERITA TERKAIT
-
OPD Teken Perjanjian Kinerja 2026, Munafri Tekankan Perencanaan Presisi dan Kolaborasi
-
Wali Kota Munafri & Ketua TP PKK, Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program Gizi di Makassar
-
Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027
-
Puluhan Tahun Berdiri Diatas Trotoar, Pemkot Makassar Tertibkan 19 Lapak PKL di Jalan Sultan Alauddin
-
Pemkot Makassar Revitalisasi Tiga Terminal, Siapkan Transportasi Terintegrasi