GOWA, BUKAMATA - Kamis, 19 Maret 2020. Pagi masih buta. Beberapa pria bersorban berkumpul di pintu masuk Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Niranuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Ada beberapa kursi hijau dan meja. Di atas terbentang spanduk yang terikat di tiang listrik dan pohon. Tulisannya, " Selamat Datang Peserta Ijtima' Asia, Makassar, 19-22 Maret 2020".
Para pria bersorban itu, tampak memeriksa setiap kendaraan yang hendak masuk. Demikian pula pejalan kaki. Bagi yang tidak memiliki kartu identitas, tidak diperkenankan masuk.
Ijtima' Dunia Zona Asia dikabarkan dibatalkan semalam. Namun kabar itu belum sampai ke seluruh peserta dan panitia. Sehingga bagi pria-pria bersorban yang berjaga di pintu masuk ini, itu belum keputusan yang sah.
Dari hasil penelusuran Bukamata, beberapa jemaah, Istigbal atau Panitia Ijtima' menyatakan, keputusan yang beredar di mediasosial tadi malam, tentang dibatalkannya ijtima' itu belum keputusan yang sah.
"Ijtima' tetap berlanjut, yang di sosial media beredar semalam itu bukan keputusan yang sah. Karena baru melobi dengan via aplikasi android. Kalau memang betul sah tentu ada bukti pertemuan antar panitia dan beberapa yang ingin membatalkannya," kata salah satu jemaah yang menghadiri Ijtima.
Dia menambahkan, kalau mau lihat keputusannya, sebentar ini disepakati oleh para jemaah.
"Ketika ada (panitia) yang betul umumkan bahwa dibatalkan, yah itu sah keputusannya, disertai adanya foto atau video pada saat diumumkannya dibatalkan dari pihak panitia penyelenggara," jelasnya.
Katanya lagi, untuk kedatangan gubernur sebentar tidak memungkinkan untuk dibatalkan. Menurutnya, datang atau tidaknya gubernur, Ijtima' Dunia Zona Asia 2020 tetap dilaksanakan.
Sebelumnya, malam tadi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, sudah berkomunikasi dengan panitia inti via video call. Keduanya sepakat untuk menunda kegiatan atau kalaupun dilaksanakan cukup sehari saja.
Kepada panitia, Adnan berjanji akan memfasilitasi bus untuk kepulangan para peserta sesuai jadwal tiketnya.
"Tetapmi dulu di dalam ustaz. Nanti kalau jadwal pulang sesuai di tiket masing-masing, kami akan sediakan mobil," ujar Adnan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Mengenal 'Poppo', Hantu yang Gegerkan Warga Gowa
-
200 KK di Gowa Bakal Dapat Pasokan Air dari Pembangunan Sumur Bor
-
Tingkatkan Kualitas Pertanian Sulsel, Ridwan Andi Wittri Bagikan 1.091 Unit Pompa Air BBG
-
Terekam CCTV, Perempuan Berdaster di Gowa Curi Tempe Hingga Kacang
-
Ayah di Gowa Tega Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil, Aksi Biadab Terbongkar Setelah Korban Periksa ke Puskesmas