Redaksi : Kamis, 19 Maret 2020 13:10
Penyemprotan disinfektan oleh Brimob.

GOWA, BUKAMATA - Kamis, 19 Maret 2020. Sekitar 8.000 jemaah peserta Ijtima' Dunia Zona Asia, memadati kawasan Kompleks Pesantren Darul Ulum, Desa Niranuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa, langsung merespons. Dengan pendekatan komunikasi yang baik, pemerintah meminta agar kegiatan itu ditiadakan dulu. Itu mengingat saat ini Indonesia tengah menghadapi bencana nasional non-alam, yaitu wabah Covid 19, serta instruksi langsung dari Presiden Jokowi Widodo, bahwa segala bentuk acara yang melibatkan banyak orang untuk berkumpul, sebaiknya ditiadakan dulu.

"Kami mengapresiasi jemaah, tetap melihat dan memahami kondisi negara kita, tetap jaga kesehatan, kami harap semuanya nanti pulang ke daerah masing-masing dengan selamat," ujar Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah.

Saat ini, Satuan Brimob sedang melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi acara Ijtima'. Tepatnya di kawasan para jemaah beraktivitas, toilet dan tempat wudu, serta terutama tenda yang ditempati untuk beristirahat.

Penyemprotan disinfektan, dilakukan demi mengurangi menyebarnya virus corona. Seperti diketahui, Ijtima' dihadiri pula warga negara asing. Ada 9 negara yang ikut berpartisipasi. Yakni, Pakistan 58 orang, India 35 orang, Malaysia 83 orang, Thailand 176 orang, Brunei 1 orang, Timor Leste 24 orang, Arab Saudi 8 orang, Bangladesh 24 orang, Filipina 2 orang. Sisanya dari berbagai provinsi di Indonesia.