Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Rabu, 18 Maret 2020 22:05

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Di Tengah Pandemi Corona, Ribuan Jemaah Tabligh Hadiri Ijtima Dunia di Gowa

Sekitar 8.000 jemaah tabligh mengikuti Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Kabupaten Gowa. Padahal, kegiatan tersebut tidak diizinkan karena penyebaran virus corona.

MAKASSAR - Sekitar ribuan jemaah tabligh Ijtima Dunia 2020 Zona Asia sudah berkumpul di Kabupaten Gowa di tengah pendemi virus corona (Covid-19).

Padahal, pemerintah Kabupaten Gowa sudah meminta agar tabligh Ijtima Dunia 2020 ditunda karena tidak ada izin kegiatan itu.

"Secera resmi Pemda tidak memberikan izin, bahkan meminta penundaan bukan pembatalan," kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Senada, Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe menyebut pihaknya tidak
memberi izin untuk pelaksanaan kegiatan itu.

"Kami tidak mengeluarkan izin. Tapi kelihatannya mereka memaksakan untuk melanjutkan kegiatannya," kata Mas Guntur.

Meski demikian, Guntur mengatakan tak akan membubarkan kegiatan itu dengan alasan bahwa efeknya akan sangat besar di masyarakat.

"Bisa saja kami larang dan dorong untuk bubar, tapi lebih besar mudaratnya daripada baiknya. Kenapa? Dia (jemaah) nanti pulang keluar dari sana dia akan ke seluruh masjid di Makassar dan akan dijadikan tempat singgah mereka, karena dianggap rumah Allah. Pasti begitu," terangnya.

"Makanya kemungkinan dilaksanakan. Toh, apa boleh buat, kita tetap mengamankan dia dan mengawasi dia walaupun tidak diberi izin," sambungnya.

Meski acara tidak akan dibubarkan, Guntur meminta ada perlakuan khusus bagi WNA yang hadir dalam acara itu. Para WNA diminta ditempatkan di tempat khusus dan tidak bercampur dengan WNI.

"Itu terpisah dan semua dicek satu-satu. Untuk sementara tidak ada apa-apa, semua sehat. Tapi kita kan tidak tahu apakah ke depan. Tapi yang jelas SOP sudah kita lakukan bersama pemerintah setempat," ungkapnya dikutip Detikcom.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo membenarkan bahwa kurang lebih 8.000 orang mengikuti kegiatan tersebut.

"Iya (benar informasi soal lebih dari 8.000 anggota jamaah tabligh sudah tiba di Gowa)," kata Agus kepada CNNIndonesia.com, Rabu (18/3/2020).

Menurut Agus, saat ini seluruh pihak terkait tengah membahas pertemuan tersebut. Kendati begitu, Agus belum mengetahui hasil rapat tersebut.

 

 

#Jemaah Tabligh #Gowa #Virus Corona