Samsul Bahri
Samsul Bahri

Selasa, 17 Maret 2020 14:32

Rapat koordinasi pencegahan virus Corona dipimpin langsung oleh Sekda Takalar, Arsyad di Kantor Bupati Takalar, Selasa (17/3/2020).
Rapat koordinasi pencegahan virus Corona dipimpin langsung oleh Sekda Takalar, Arsyad di Kantor Bupati Takalar, Selasa (17/3/2020).

Pemkab Takalar Ambil Langkah Dini Pencegahan Covid-19

Pemda Takalar melakukan rapat koordinasi untuk dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona di Kabupaten Takalar.

TAKALAR - Untuk mencegah penyebaran Virus Coroan di Takalar, Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar Rapat koordinasi kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi Corona Virus (Covid-19) di Ruang Rapat Setda, Kntor Bupati Takalar, Selasa (17/3/2020).

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Takalar, Arsyad dihadiri para staf ahli Bupati Takalar, asisten dan pimpinan OPD terkait serta para Camat.

"Kita harus memikirkan sekarang, langkah-langkah apa yang harus dilakukan dan ditangani jika Virus tersebut menyebar. Saya harap rapat ini ada masukan langkah-langkah dan upaya yanv harus dilakukan untuk penanganan virus yang mematikan ini," kata Arsyad.

Ia berharap, seluruh OPD dan para camat untuk mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan langkah-langkah antisipatif sesuai surat edaran Bupati Takalar.

"Sosialisasi apapun yang dilaksanakan untuk pencegahan covid 19, jangan bikin panik masyarakat agar masyarakat tidak stress memikirkan virus ini," terang Arsyad.

Arsyad menginginkan, pemda bisa mengatasi penyebaran covid-19 dan tidak menyebar di bulan Ramadhan di Kabupaten Takalar pada khususnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan, Rahmawati mengatakan, terkait pencegahan Covid-19, Dinas Kesehatan telah membentuk posko yang berpusat di posko Tim PSC 119.

"Kami juga telah menugaskan Tim PSC untuk berada di masing-masing puskesmas Takalar untuk memantau langsung masyarakat yang mempunyai gejala mirip Covid 19 dan melaporkan ke Tim PSC Kabupaten untuk segera melakukan observasi," ucap Rahmawati.

Hingga saat ini tambahnya, belum ada dicurigai masyarakat yang mempunyai gejala mirip covid-19. Dan pasien yang dirujuk ke RS wahidin beberapa waktu lalu telah kembali berkumpul di keluarganya karena sesuai hasil uji laboratorium pasien tersebut negatif sespect corona.

"Kami harap Kader Kesehatan di masing-masing dusun dan desa diaktifkan agar masyarakat tidak berkumpul di puskesmas untuk memeriksakan diri demi menghindari perkumpulan massa berjumlah besar,"tutup Rahmawati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Takalar #cegah virus corona