SAMARINDA, BUKAMATA - Senin, 16 Maret 2020. Di Ruang Rapat DPMPTSP Kukar, Tenggarong, digelar rapat.
Rapat Koordinasi Seluruh Pejabat Struktural DPMPTSP Kutai Kartanegara (Kukar) itu, dimulai pukul 08.30 Wita, hingga selesai.
Foto notulen rapat pun beredar di media sosial. Dalam notulen rapat yang beredar itu, dijelaskan bahwa rapat membahas pengaruh virus Corona untuk kinerja pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan pencegahan virus Corona. Pada kesimpulan bagian (d) tertulis 'Info terakhir dari Pemprov Kaltim bahwa Wakil Gubernur terinfeksi virus Corona'.
Atas informasi yang viral itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi, langsung memberikan klarifikasi.
Klarifikasi itu dalam bentuk video berdurasi 46 detik. Dia menegaskan, kabar bahwa dia terinfeksi virus Corona adalah tidak benar.
"Alhamdulillah atas izin Allah SWT, saya dalam keadaan sehat walafiat. Berita tentang saya terpapar virus Corona yang merebak di media sosial adalah berita hoax. Jangan dipercaya dan jangan resah," kata Hadi Mulyadi dalam video itu.
Dalam video itu, Hadi juga mengajak warga selalu menjaga kebersihan dan saling mendoakan, agar selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.
"Saya ingatkan kepada warga Kalimantan Timur untuk menjaga kebersihan dan mencuci tangan setiap saat dengan cairan antiseptic di kantor, di rumah, di mana-mana agar kita terhindar dari virus Corona," terangnya.
Kepala Biro Humas Propinsi Kaltim, Syafranuddin juga membantah informasi, yang menyatakan Wagub terserang virus Corona.
"Kami sudah cek, Tidak ada hasil keputusan rapat yang menyinggung tentang kondisi kesehatan Wagub Hadi Mulyadi, dan saat ini mereka sedang melakukan penelitian untuk mengetahui asal surat itu," kata Syafranuddin seperti dilansir dari Detik.
BERITA TERKAIT
-
Berantas Hoaks, KPU Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Bertajuk Cafe Demokrasi
-
Bupati Luwu Utara Imbau Hindari Konten Pornografi, Perjudian, Kekerasan dan Rekayasa Fakta untuk Tujuan Lelucon
-
Hoaks Meningkat Jelang Pemilu 2024, Kominfo Diminta Jangan Asal Takedown
-
Pemerintah Terbitkan Perpres Tentang Covid-19, Berikut Tujuannya!
-
Kasus Positif Harian Covid-19 Tembus 1.879, Tertinggi Sepakan Ini