Bahasa Makassar Sebagai Modal Sosial Dalam Membangun Harmoni Multikultural
Senin, 08 Desember 2025 23:05
Bahasa Makassar juga menjadi penanda identitas. Penelitian oleh Rahman & Amri (2020) menunjukkan bahwa penggunaan bahasa lokal berfungsi sebagai simbol identitas kultural yang terus dinegosiasikan dalam interaksi sosial multietnis. Dengan demikian, bahasa bukan hanya media berbicara, tetapi ruang bagi orang Makassar untuk menghadirkan identitas mereka secara positif dalam masyarakat luas.
Berikan Komentar Anda
Kolom Lainnya
Perang Terhadap Iran Usai, Israel Akan Jadi Musuh Bersama?
Senin, 09 Maret 2026 16:17
Menjaga Keadilan Rantai Pasok Minyak Nilam di Tengah Ekspansi Perusahaan Global
Sabtu, 14 Februari 2026 16:32
Penonaktifan Kapolres Sleman dan Ujian Serius Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Rabu, 04 Februari 2026 07:51
MENUJU INDONESIA EMAS 2045: MENGHAPUS SEKAT ANTARA KORPORASI, AKADEMISI, DAN KOMPETENSI
Sabtu, 24 Januari 2026 12:15
Bahaya Stagnasi Sekuler
Senin, 22 Desember 2025 21:23
Menjaga Rantai Pasok Nilam yang Berkelanjutan: Dari Petani hingga Industri Wewangian Dunia
Rabu, 12 November 2025 16:49
Ketika Suara Diadili: Kriminalisasi Aksi Damai dan Ujaran Kritik di Era Trial by Media
Rabu, 05 November 2025 10:55
Ramai di Pintu Kritik, Sepi di Pintu Amal: Cermin Lemahnya Pendidikan Karakter Kita
Jumat, 31 Oktober 2025 16:27