BONE, BUKAMATANEWS – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone tidak hanya diwarnai persaingan para atlet di berbagai cabang olahraga. Sejumlah persoalan juga turut mewarnai penyelenggaraan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Mulai dari kesulitan mendapatkan air bersih, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), hingga aksi demonstrasi yang berujung pada penutupan akses jalan, menjadi persoalan yang dihadapi di tengah berlangsungnya kegiatan Porprov.
Pantauan di Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026), ratusan orang yang tergabung dalam kelompok Forbes melakukan aksi demonstrasi dengan menutup Jalan Poros Yos Sudarso, tepatnya di depan Mapolres Bone.
Aksi penutupan jalan tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu terganggu. Sejumlah pengguna jalan, termasuk mereka yang berkepentingan dengan aktivitas kontingen Porprov, terpaksa mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.
Persoalan lainnya adalah ketersediaan BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang dilaporkan mengalami kekosongan.
Salah satunya terlihat di SPBU Jalan Ahmad Yani. Berdasarkan pantauan pada Sabtu siang, stok BBM di SPBU tersebut telah habis sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan mobilitas.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para tamu, atlet, ofisial, dan rombongan kontingen dari berbagai kabupaten/kota yang datang ke Bone untuk mengikuti Porprov XVIII.
Di sisi lain, persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi keluhan yang turut mewarnai pelaksanaan ajang olahraga tersebut. Kebutuhan dasar yang semestinya menunjang kenyamanan para atlet dan ofisial ini menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.
Rangkaian persoalan tersebut memunculkan perhatian terhadap kesiapan fasilitas pendukung penyelenggaraan Porprov XVIII di Kabupaten Bone. Sebab, kesuksesan sebuah ajang olahraga tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan dan prestasi atlet, tetapi juga dari kesiapan infrastruktur, pelayanan publik, serta kenyamanan seluruh kontingen dan tamu yang hadir.
Dengan masih berlangsungnya rangkaian pertandingan, penanganan persoalan air bersih, ketersediaan BBM, dan kelancaran akses jalan menjadi hal penting agar aktivitas kontingen tidak semakin terganggu.
BERITA TERKAIT
-
Bupati Bantaeng Pimpin Parade Defile Kontingen Pembukaan Porprov XVIII Sulsel 2026 di Bone
-
Pangkep Kejutkan Porprov Sulsel 2026, Rebut Puncak Klasemen dari Makassar
-
Dua Medali Judo Jadi Pembuka, Maros Bidik Tiga Besar Porprov Sulsel 2026
-
Antrean Truk Mengular di SPBU Buttatoa Maros, BBM Jenis Pertalite dan Pertamax Kosong
-
Viral Dua Guru Bertengkar di Depan Murid di SD 2 Manurungnge Bone