Redaksi : Kamis, 05 November 2026 16:42

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – ASUS semakin serius memperkuat layanan purnajual sekaligus memperluas ekosistem laptop berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Komitmen tersebut diperkenalkan melalui acara ASUS No.1 Quality & Service Media Gathering Makassar 2026 di Ballroom Lotus A, Four Points by Sheraton Hotel, Makassar.

Dalam kegiatan yang dihadiri awak media dan kreator lokal tersebut, ASUS tidak hanya memaparkan inovasi teknologi terbarunya, tetapi juga memperkenalkan peningkatan perlindungan garansi bagi sejumlah lini laptop andalannya.

Menariknya, ASUS turut menghadirkan demonstrasi ketahanan perangkat melalui booth durability test. Pengunjung dapat menyaksikan langsung bagaimana laptop ASUS melewati serangkaian pengujian berstandar militer MIL-STD 810H untuk membuktikan ketangguhannya menghadapi berbagai kondisi ekstrem.

Sorotan lainnya adalah kehadiran ASUS ProArt P14 dan ASUS ProArt P16 yang ditenagai superchip NVIDIA RTX Spark™. Kedua laptop kreator profesional tersebut diperagakan untuk menjalankan Hermes Agent dan DaVinci Resolve Studio, termasuk pemrosesan AI secara lokal tanpa harus selalu bergantung pada koneksi internet.

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, mengatakan kepercayaan konsumen terhadap ASUS selama lebih dari satu dekade menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan purnajual.

“Kepercayaan konsumen Indonesia terhadap ASUS selama lebih dari satu dekade terakhir mendorong kami untuk terus memperkuat standar kualitas dan layanan purna jual. Melalui program No.1 Quality & Service, kami memastikan setiap laptop ASUS, mulai dari ASUS ProArt, ASUS Zenbook, hingga ASUS Vivobook, teruji tangguh menghadapi aktivitas harian penggunanya di Makassar dan seluruh Indonesia,” sebut Lenny Lin.

Garansi Laptop ASUS Ditingkatkan hingga 3 Tahun

Salah satu fokus utama ASUS dalam kegiatan ini adalah memperkuat program No.1 Quality & Service melalui peningkatan perlindungan garansi dan pengujian ketahanan perangkat.

ASUS membuktikan ketangguhan produknya melalui serangkaian pengujian ekstrem berstandar MIL-STD 810H. Pengujian tersebut mencakup ketahanan terhadap guncangan, suhu ekstrem, kelembapan, hingga tekanan udara rendah.

Standar pengujian ini menjadi salah satu upaya ASUS memastikan perangkatnya mampu menghadapi beragam kondisi penggunaan, termasuk lingkungan beriklim tropis seperti Makassar dan wilayah lain di Indonesia.

Tidak hanya mengandalkan ketahanan fisik, ASUS juga meningkatkan perlindungan purnajual bagi konsumennya.

Lini ASUS ProArt, ASUS Zenbook, ASUS Vivobook S Series, dan ASUS Vivobook Flip kini mendapatkan hingga 3 tahun Garansi Internasional serta 3 tahun ASUS VIP Perfect Warranty (ADP). Peningkatan ini cukup signifikan dibandingkan perlindungan ADP sebelumnya yang hanya berlaku selama 1 tahun.

Sementara itu, ASUS Vivobook Classic memperoleh peningkatan menjadi hingga 2 tahun Garansi Internasional dan 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty.

Untuk ekosistem aksesori, ASUS juga memberikan garansi penggantian dengan tanggungan 100 persen selama satu tahun untuk kendala fungsional, dengan pengecualian pada lini backpack.

Dukungan layanan tersebut diperkuat melalui jaringan 141 titik layanan resmi ASUS di seluruh Indonesia serta cakupan layanan internasional di lebih dari 90 negara.

Khusus pengguna ASUS Zenbook, ProArt, dan ROG, tersedia pula layanan ASUS Premium Service yang mencakup FastLane untuk mempercepat proses kunjungan servis, Free Round-Trip Shipping berupa layanan jemput dan antar laptop dari rumah ke pusat servis, serta Laptop Spa untuk perawatan berkala.

Layanan Laptop Spa mencakup pembersihan debu dan kotoran hingga penggantian pasta termal apabila diperlukan.

Laptop ASUS Hadir dengan Pilihan Warna Lebih Personal

Selain kualitas dan layanan, ASUS juga mengedepankan aspek personalisasi melalui konsep Pick Your Vibe.

Melalui konsep tersebut, ASUS ingin memberikan pilihan perangkat yang tidak hanya mendukung produktivitas, tetapi juga mencerminkan karakter dan gaya penggunanya.

Lini ASUS Vivobook kini tersedia dalam pilihan warna yang lebih beragam. Pilihan tersebut mencakup laptop AI ASUS Vivobook 14 hingga ASUS Vivobook Go 14 yang menyasar kebutuhan pelajar.

Keduanya hadir dengan tiga varian warna yang dapat dipilih sesuai preferensi pengguna.

Konsep personalisasi ini juga diperluas ke lini aksesori. ASUS Marshmallow Keyboard (KW100) dan ASUS Marshmallow Mouse (MD100), misalnya, hadir dengan desain ringkas, koneksi nirkabel, serta tombol senyap.

Kedua aksesori tersebut tersedia dalam tiga pilihan warna pastel, yakni Lilac Mist Purple, Quiet Blue, dan Sage Green, yang dapat dipadukan dengan warna laptop ASUS Vivobook.

Bagi pengguna yang membutuhkan kenyamanan untuk aktivitas dalam durasi panjang, ASUS juga menghadirkan SmartO Mouse (MD200). Perangkat ini mengusung desain ergonomis dengan sandaran ibu jari serta sensor berpresisi tinggi untuk menunjang pekerjaan, kegiatan perkuliahan, hingga proyek kreatif.

Perkuat Ekosistem Laptop Berbasis AI

Di sektor teknologi, ASUS turut memperkenalkan jajaran laptop AI dengan kemampuan pemrosesan yang semakin tinggi.

ASUS Zenbook dan Vivobook S Series dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan performa hingga lebih dari 50 TOPS, bahkan mencapai 80 TOPS pada varian tertinggi.

Kemampuan tersebut melampaui standar minimum 40 TOPS untuk perangkat Copilot+ PC yang ditetapkan Microsoft.

Dengan dukungan NPU, sejumlah pekerjaan berbasis AI dapat diproses secara lebih efisien tanpa harus sepenuhnya membebani CPU. Hal ini turut membantu optimalisasi konsumsi daya dan menjaga performa perangkat ketika menjalankan pekerjaan yang lebih berat.

ASUS juga menyediakan tombol Copilot khusus pada keyboard untuk memudahkan pengguna mengakses asisten AI.

Selain itu, terdapat ASUS Virtual Assistant Omni, aplikasi chatbot AI eksklusif yang dapat beroperasi sepenuhnya secara offline. Fitur ini memungkinkan pengguna memanfaatkan asisten AI tanpa koneksi internet sekaligus memberikan alternatif pemrosesan data secara lokal.

ASUS juga memperkenalkan Zenni Claw, platform AI Agent yang dirancang untuk menjalankan tugas lebih kompleks dibandingkan chatbot konvensional.

Melalui platform ini, AI dapat memahami tujuan pengguna, menyusun tahapan pekerjaan, hingga menyelesaikan sejumlah tugas secara mandiri dengan dukungan ASUS Skills.

Fungsinya antara lain membantu menyusun draf presentasi, membuat itinerary perjalanan, hingga merangkum berita harian.

Zenni Claw mendukung pemrosesan AI secara lokal, melalui cloud, maupun kombinasi keduanya. Pengguna dapat menyesuaikan metode pemrosesan berdasarkan kebutuhan performa, privasi, dan kemampuan perangkat.

ProArt P14 dan P16 Jadi Andalan AI untuk Kreator Profesional

Puncak demonstrasi teknologi ASUS di Makassar adalah kehadiran ASUS ProArt P14 dan ProArt P16 yang diperkenalkan pada 20 Oktober 2026.

Kedua perangkat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan kreator profesional yang membutuhkan performa komputasi tinggi, terutama dalam pengolahan konten digital dan pengembangan AI generatif.

ASUS ProArt P14 dan P16 mengusung layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED yang menawarkan detail visual dan akurasi warna untuk mendukung pekerjaan kreatif.

Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan NVIDIA RTX Spark™, yang menggabungkan GPU 6.144-core dan CPU 20-core dalam satu sistem Unified Memory.

Kapasitas memorinya mencapai 64GB pada ProArt P14 dan 128GB pada ProArt P16. Konfigurasi tersebut memungkinkan model AI generatif dan alur kerja Agentic AI dijalankan langsung di perangkat, termasuk tanpa koneksi internet.

Dalam sesi demonstrasi, ASUS memperlihatkan kemampuan Hermes Agent sebagai AI Agent lokal. Teknologi ini diperagakan membaca isi folder proyek, merangkum brief klien, hingga menyusun draf naskah atau caption ke dalam file baru tanpa harus mengirimkan dokumen keluar dari laptop.

Sementara bagi kreator video, DaVinci Resolve Studio memanfaatkan kemampuan 6.144 CUDA Core dan Unified Memory untuk membantu mempercepat proses pengolahan video, termasuk beban kerja hingga resolusi 8K.

ASUS Virtual Assistant Omni juga diperkenalkan sebagai salah satu solusi asisten AI yang dapat digunakan secara offline.

Namun, Hermes Agent dan model AI yang digunakan tidak terpasang secara bawaan. Pengguna perlu mengunduh dan melakukan konfigurasi sendiri sesuai kebutuhan proyek masing-masing.

Dari sisi mobilitas, ProArt P14 memiliki bobot sekitar 1,4 kilogram, sedangkan ProArt P16 sekitar 1,7 kilogram. Keduanya juga telah melewati pengujian ketahanan MIL-STD 810H.

Untuk perlindungan purnajual, kedua laptop kreator tersebut mendapatkan 3 tahun Garansi Internasional dan 3 tahun ASUS VIP Perfect Warranty.

Melalui rangkaian inovasi tersebut, ASUS berupaya menghadirkan kombinasi antara ketahanan perangkat, perlindungan layanan purnajual, desain personal, dan kemampuan AI. Langkah ini sekaligus memperkuat posisinya dalam memenuhi kebutuhan pengguna, mulai dari pelajar, profesional, hingga kreator konten di Indonesia.

TAG