Redaksi : Rabu, 28 Oktober 2026 23:12

MAROS, BUKAMATANEWS — Pemerintah Kabupaten Maros menaikkan bonus bagi atlet peraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 menjadi minimal Rp20 juta per atlet. Insentif ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi kontingen Maros untuk mengejar target menembus tiga besar klasemen akhir.

Kenaikan bonus tersebut diumumkan Bupati Maros, A. S. Chaidir Syam, saat mengukuhkan kontingen Kabupaten Maros di Taman Kota Maros, Rabu malam (28/10/2026).

Chaidir mengatakan, bonus peraih emas meningkat dibandingkan Porprov sebelumnya yang sebesar Rp15 juta. Pemerintah daerah berharap peningkatan apresiasi itu dapat mendorong atlet tampil maksimal dan mempersembahkan prestasi bagi daerah.

“Porprov yang lalu peraih medali emas menerima Rp15 juta. Sekarang paling tidak untuk emas itu dapat bonus minimal Rp20 juta per orang,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, anggaran bonus tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maros. Sementara itu, besaran bonus bagi atlet peraih medali perak dan perunggu masih dalam tahap penghitungan.

“Iya anggarannya dari APBD kita. Ini kita lakukan untuk memacu semangat para atlet agar lebih berprestasi,” ungkapnya.

Kerahkan 352 Atlet, Maros Bidik Tiga Besar

Di sisi lain, kontingen Maros menyiapkan kekuatan yang lebih besar untuk menghadapi Porprov XVIII yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo. Ketua KONI Maros, Chaerul Syahab, menyebut kontingen kali ini diperkuat 352 atlet yang akan berlaga pada 33 cabang olahraga (cabor).

Mereka akan didampingi 55 pelatih, enam mekanik, 32 manajer, dan 27 ofisial. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Porprov sebelumnya yang melibatkan sekitar 200 orang lebih.

Peningkatan jumlah personel itu menjadi bagian dari upaya Maros memperbaiki capaian pada Porprov XVII 2022 di Sinjai dan Bulukumba. Saat itu, Maros hanya menempati peringkat kesembilan dari 24 kabupaten/kota, meski sebelumnya menargetkan posisi lima besar.

Berdasarkan evaluasi tersebut dan hasil Praporprov, KONI Maros kini memasang target lebih tinggi, yakni menembus tiga besar pada Porprov Sulsel 2026.

“Target kita pada Porprov XVIII ini adalah menembus tiga besar. Ini berdasarkan pengalaman kita di Praporprov kemarin,” ujar Chaerul.

Untuk mengejar target itu, KONI Maros telah memetakan potensi medali berdasarkan kategori cabang olahraga. Cabor unggulan ditargetkan menyumbangkan sekitar 25 medali emas, sedangkan cabor potensial diproyeksikan meraih 15 medali emas.

“Cabor pengembangan dan partisipasi tetap didorong untuk memberikan kontribusi medali sekaligus mendongkrak perolehan kontingen Maros secara keseluruhan,” lanjutnya.

Persiapan Dua Bulan, Futsal Cetak Sejarah

Persiapan kontingen Maros telah berlangsung sekitar dua bulan melalui pemusatan latihan atau training center (TC). Para atlet kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum bertanding di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Porprov XVIII 2026 juga menjadi momentum tersendiri bagi cabang olahraga futsal Maros. Untuk pertama kalinya, tim futsal Maros berhasil mengamankan tiket tampil pada ajang olahraga provinsi tersebut.

Pencapaian itu menambah harapan bagi kontingen Maros untuk memperluas kontribusi medali, tidak hanya dari cabang olahraga unggulan, tetapi juga dari cabor yang tengah berkembang.

Dengan dukungan anggaran daerah, kenaikan bonus medali emas, serta persiapan atlet yang telah dilakukan, Maros berupaya memperbaiki hasil Porprov sebelumnya. Target tiga besar kini menjadi tantangan bagi seluruh atlet dan tim pendukung untuk membuktikan kesiapan mereka di arena pertandingan.