Redaksi : Selasa, 27 Oktober 2026 21:18

LUWU UTARA, BUKAMATANEWS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengintensifkan upaya deteksi dini penyakit melalui program Andalan Sehati dengan menetapkan 10.357 sasaran pemeriksaan kesehatan. Program yang melibatkan 24 kabupaten/kota ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan.

Di Kabupaten Luwu Utara, kegiatan tersebut dipusatkan di UPT SMAN 8 Luwu Utara, Selasa (27/10/2026). Bupati Luwu Utara, Ir. H. Andi Abdullah Rahim, S.T., turut memantau pelaksanaan skrining kesehatan yang menyasar siswa, mahasiswa, serta kelompok masyarakat berisiko.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melalui telekonferensi yang melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Mengusung tema “Aksi Nyata Deteksi Dini, Lakukan Skrining demi Hidup Sehat Kita”, program Andalan Sehati difokuskan pada pemeriksaan dan deteksi dini sejumlah penyakit serta masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.

Skrining mencakup deteksi tuberkulosis (TBC), HIV/AIDS, malaria, hipertensi, kesehatan jiwa, hingga upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 30 Oktober 2026. Sasaran utamanya meliputi siswa SMA/SMK/MA, santri di pesantren atau lembaga pendidikan sederajat, serta kelompok masyarakat yang memiliki risiko kesehatan tertentu.

Bupati Ajak Masyarakat Tidak Abaikan Pemeriksaan Kesehatan

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyambut baik pelaksanaan program Andalan Sehati. Menurutnya, skrining kesehatan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mengantisipasi risiko penyakit sejak dini.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan yang disediakan pemerintah, terutama bagi kelompok yang menjadi sasaran program.

“Ini momentum yang sangat baik bagi kita semua. Mari manfaatkan fasilitas skrining yang disediakan, agar kesehatan kita bisa terpantau dan penyakit dapat terdeteksi sejak dini,” ujarnya.

Melalui pemeriksaan dini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami kondisi kesehatannya dan segera memperoleh tindak lanjut medis apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.

Pelaksanaan skrining di lingkungan sekolah juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Sementara itu, pemeriksaan bagi kelompok masyarakat berisiko diharapkan membantu memperluas jangkauan deteksi dini penyakit.

Dalam arahannya melalui telekonferensi, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menekankan bahwa Andalan Sehati merupakan langkah nyata pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Keterlibatan seluruh 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan diharapkan memperkuat pelaksanaan skrining sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap upaya deteksi dini penyakit.

Melalui program ini, pemerintah mendorong agar pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami keluhan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan secara berkala.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap pelaksanaan Andalan Sehati dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan produktif.