Redaksi : Selasa, 27 Oktober 2026 21:29

GOWA, BUKAMATANEWS — Upaya menghidupkan kembali jejak kejayaan Kerajaan Gowa memasuki babak baru. Revitalisasi Benteng Somba Opu resmi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, di Kabupaten Gowa, Selasa (27/10/2026).

Revitalisasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga warisan sejarah dan kebudayaan Sulawesi Selatan sekaligus mengembalikan peran Benteng Somba Opu sebagai kawasan wisata edukasi yang dapat memperkenalkan perjalanan sejarah daerah kepada generasi mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsah Muin bersama sejumlah tamu undangan.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kebudayaan atas dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian Benteng Somba Opu.

Menurutnya, benteng tersebut memiliki nilai historis yang penting bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Karena itu, revitalisasi tidak hanya diperlukan untuk memperbaiki dan menata kawasan, tetapi juga memastikan warisan sejarah tersebut tetap terjaga dan dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

“Benteng Somba Opu merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan dan kejayaan Kerajaan Gowa. Kita berharap melalui revitalisasi ini, Benteng Somba Opu dapat kembali menjadi kawasan bersejarah yang terjaga sekaligus destinasi wisata edukasi,” ujarnya.

Didorong Menjadi Cagar Budaya Nasional

Andi Sudirman mengatakan, revitalisasi Benteng Somba Opu diharapkan mampu menghadirkan kembali kawasan tersebut sebagai ruang pembelajaran sejarah. Keberadaannya diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda mengenai kejayaan kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan serta perjuangan masyarakat dalam perjalanan sejarah bangsa.

Selain revitalisasi fisik, penguatan status pelindungan juga menjadi perhatian pemerintah. Menurut Gubernur, Menteri Kebudayaan berkomitmen mendorong Benteng Somba Opu menjadi cagar budaya nasional.

Upaya tersebut diharapkan memperkuat pelindungan terhadap situs bersejarah itu sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan yang lebih terarah, dengan tetap mengedepankan prinsip pelestarian warisan budaya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Andi Sudirman, siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mendukung proses revitalisasi.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mendukung proses revitalisasi," jelasnya.

Pelestarian Sejarah Perlu Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Gubernur juga menekankan pentingnya memperhatikan keberadaan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Benteng Somba Opu dalam proses penataan dan revitalisasi.

Menurutnya, pelestarian warisan sejarah perlu berjalan seiring dengan upaya mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat di sekitar situs. Dengan demikian, pengembangan kawasan tidak hanya memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan pariwisata, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat setempat.

“Insya Allah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap bahu-membahu mendukung proses revitalisasi ini. Semoga Benteng Somba Opu dapat kembali menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tuturnya.

Revitalisasi Benteng Somba Opu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas sejarah dan kebudayaan Sulawesi Selatan. Lebih dari sekadar penataan kawasan, upaya ini diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai sejarah benteng sebagai bagian dari warisan peradaban masyarakat Gowa.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Gowa, Benteng Somba Opu diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata edukasi yang mempertemukan pelestarian sejarah, penguatan identitas budaya, dan pengembangan potensi pariwisata daerah.