Redaksi : Kamis, 22 Oktober 2026 22:22

PINRANG, BUKAMATANEWS -Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan inovasi pembelajaran dan penyebarluasan praktik baik di satuan pendidikan. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap pembelajaran berkualitas sekaligus memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk mengembangkan potensi dan keterampilannya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi dan Showcasing Sekolah Model Implementasi PM dan KKA Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UPT Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Lasinrang Kabupaten Pinrang, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, memperkenalkan inovasi pembelajaran, memperkuat kemampuan literasi dan numerasi, serta menampilkan hasil karya peserta didik program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.

Kepala UPT SPNF SKB Lasinrang, Salma Nur, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menyebarluaskan praktik baik (best practice) yang telah diterapkan dalam proses pembelajaran di SKB Lasinrang.

Melalui diseminasi ini, berbagai pengalaman dan inovasi yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi satuan pendidikan lainnya dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran serta mendorong lahirnya peserta didik yang terampil dan berdaya saing.

Sementara itu, Bupati Pinrang A. Irwan Hamid, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, A. Macca Atas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan diseminasi dan showcasing memiliki peran penting dalam memperluas wawasan tenaga pendidik, memperkuat budaya inovasi, serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

"Kami berharap agar pengalaman dan praktik baik yang dibagikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada tahap berbagi pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan di satuan pendidikan lainnya," ucapnya.

Dengan demikian, manfaat kegiatan dapat dirasakan secara lebih luas melalui proses pembelajaran yang efektif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan peserta didik.

Ia turut mengajak seluruh peserta menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan. Sinergi antara tenaga pendidik, satuan pendidikan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting untuk memastikan berbagai inovasi pembelajaran terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pinrang.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap penguatan literasi, numerasi, dan inovasi pembelajaran dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Pendidikan yang berkualitas dan inklusif diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian demi mendukung kesejahteraan bersama," harap A. Macca.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Tiur Magdalena Sirait.