Redaksi : Rabu, 21 Oktober 2026 10:29

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Warga yang mengandalkan akses penghubung Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara tak perlu menunggu seremoni peresmian untuk memanfaatkan Jembatan Salujambu. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta jembatan yang pembangunannya telah rampung 100 persen itu segera dibuka setelah seluruh pemeriksaan teknis memastikan keamanan penggunaannya.

Arahan tersebut menegaskan bahwa infrastruktur yang telah selesai dibangun harus segera menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran transportasi dan mobilitas sehari-hari.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muh Salim Basmin, mengatakan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta agar pemanfaatan jembatan tidak terkendala agenda seremoni peresmian.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, Jembatan Salujambu segera dibuka tidak perlu menunggu peresmian. Yang terpenting, masyarakat bisa segera memanfaatkan jembatan untuk akses transportasi dan mobilitas sehari-hari,” kata Salim Basmin dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).

Menurut Salim, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya ditandai dengan selesainya pekerjaan fisik. Infrastruktur tersebut juga harus dapat digunakan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya mempercepat pemanfaatan jembatan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

“Jangan sampai masyarakat harus menunggu terlalu lama. Sepanjang pemeriksaan teknis akhir telah terpenuhi dan jembatan dinyatakan aman untuk dilalui,” ujarnya.

Hubungkan Dua Kabupaten, Dukung Mobilitas Warga

Jembatan Salujambu memiliki posisi strategis karena menghubungkan Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.

Keberadaan jembatan ini diharapkan memperlancar pergerakan masyarakat di antara kedua wilayah, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari yang membutuhkan akses transportasi antarkabupaten.

Pembangunan Jembatan Salujambu dilaksanakan melalui skema Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 dengan total alokasi anggaran Rp16 miliar.

Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp13 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan jembatan.

Secara fisik, Jembatan Salujambu memiliki panjang sekitar 70 meter dan lebar 4 meter. Konstruksinya memadukan struktur beton dengan rangka baja.

Dengan rampungnya pembangunan, Pemprov Sulsel mendorong agar jembatan segera difungsikan setelah seluruh persyaratan teknis dan keselamatan terpenuhi.

Langkah ini diharapkan memastikan hasil pembangunan tidak sekadar menjadi proyek yang selesai di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi akses penghubung yang bisa segera dimanfaatkan masyarakat Luwu dan Luwu Utara.