Redaksi : Rabu, 21 Oktober 2026 23:12

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Cahaya obor berpadu dengan lantunan shalawat Nabi menggema di sejumlah ruas jalan Kota Makassar. Sekitar 200 santri Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Al Imam Ashim Makassar menggelar pawai obor untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Rabu malam.

Dengan mengenakan pakaian khas santri yang unik, para peserta berjalan beriringan sambil membawa obor dan bendera Merah Putih. Iringan tabuhan gendang serta lantunan shalawat menambah semarak pawai yang berlangsung di sekitar lingkungan pondok pesantren hingga kawasan Jalan Tidung Mariolo dan Hertasning, Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober. Melalui pawai obor ini, para santri tidak hanya memeriahkan momentum tahunan tersebut, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kecintaan terhadap Tanah Air, serta kebanggaan terhadap identitas santri.

Sekitar 200 peserta yang terlibat terdiri atas santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan santri Tahfizhul Quran Al Imam Ashim Makassar.

Sepanjang perjalanan, para santri tampak antusias mengikuti pawai. Obor yang mereka bawa menjadi simbol semangat dalam menuntut ilmu, sementara lantunan shalawat menghadirkan suasana religius di tengah masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Al Imam Ashim Makassar, Muhammad Al Azhar Iskandar, turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional tahun ini.

Pawai obor tersebut diharapkan menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan santri sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan nasionalisme sejak dini.

Meriahkan Hari Santri dengan Beragam Lomba

Selain menggelar pawai obor, Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Al Imam Ashim Makassar juga menyelenggarakan sejumlah perlombaan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional 2026.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan potensi, menunjukkan kreativitas, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan pesantren.

Peringatan Hari Santri Nasional sendiri menjadi momentum untuk mengenang kontribusi santri dan ulama dalam perjalanan bangsa Indonesia, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berperan dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan.

Tahun ini, Hari Santri Nasional mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran santri sebagai generasi penerus yang tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, karakter kuat, dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Melalui pawai obor dan berbagai perlombaan, Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Al Imam Ashim Makassar berharap semangat Hari Santri terus tumbuh dalam diri para santri.

Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berkarakter.

BERITA TERKAIT