MAKASSAR, BUKAMATANEWS — HIPMI Properti Sulawesi Selatan bersama BPD HIPMI Sulsel dan Sekolah Developer akan menggelar Master Class for Project Manager 2026 pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Hotel Claro Makassar. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha properti, khususnya dalam mengelola proyek pembangunan secara terencana, efisien, dan berkelanjutan.
Pelatihan yang dikemas dalam format kelas tatap muka tersebut menyasar developer, pengusaha properti, praktisi konstruksi, serta profesional yang terlibat dalam pengelolaan proyek. Materi yang disiapkan mencakup berbagai tahapan pengembangan properti, mulai dari studi kelayakan (feasibility study), peran dan tanggung jawab project manager, prakontruksi, hingga manajemen lapangan (site management).
Peserta juga akan mempelajari pengelolaan komite tender, pelaporan proyek (reporting), rekayasa nilai (value engineering), pascakonstruksi, penyusunan perhitungan akhir proyek (final account), hingga pengelolaan kawasan (estate management).
Ketua Panitia, Setia Wardana Onding, mengatakan pemilihan materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai siklus pengembangan proyek properti. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas bisnis maupun pekerjaan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi para developer dan profesional properti untuk meningkatkan standar pengelolaan proyek. Dengan manajemen yang lebih baik, risiko dapat dikendalikan, efisiensi meningkat, dan kualitas pembangunan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ketua HIPMI Properti Sulawesi Selatan, Afsalurrahman, menilai peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri properti yang lebih profesional dan berdaya saing.
Menurutnya, Master Class for Project Manager 2026 tidak hanya ditujukan sebagai ruang pembelajaran, tetapi juga sebagai wadah membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan mempersiapkan tenaga profesional yang mampu menjawab tantangan industri properti ke depan.
“HIPMI Properti Sulsel berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme para pelaku usaha properti. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah membangun jejaring, bertukar pengalaman, serta melahirkan project manager yang kompeten dan mampu menjawab tantangan industri properti ke depan,” kata Afsalurrahman.
Ia menambahkan, penguatan kemampuan manajemen proyek dapat mendukung peningkatan kualitas pembangunan, pengendalian biaya, serta daya saing perusahaan pengembang. Karena itu, para developer, khususnya generasi muda, perlu terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan industri.
“Melalui program seperti ini, kami ingin mendorong developer, khususnya generasi muda, agar terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan standar profesionalisme. Dengan SDM yang semakin berkualitas, kita berharap industri properti Sulawesi Selatan dapat tumbuh lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Panitia menyampaikan pendaftaran peserta akan ditutup pada 15 Oktober 2026, dengan kuota terbatas. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pukul 08.00–17.00 WITA.
Selain materi pelatihan, peserta akan memperoleh fasilitas dua kali coffee break, makan siang, serta kesempatan konsultasi proyek sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Danang, yang turut menyampaikan ajakan kepada calon peserta, mengimbau para developer dan profesional terkait agar segera mendaftar sebelum masa pendaftaran berakhir.
“Kami mengundang seluruh pelaku industri properti untuk memanfaatkan kesempatan ini. Investasi pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan langkah penting untuk membangun industri properti yang semakin profesional, kompetitif, dan berdaya saing,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, HIPMI Properti Sulsel berharap semakin banyak pelaku industri yang memiliki kemampuan manajerial dan teknis untuk mengelola proyek secara profesional, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti Sulawesi Selatan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.