Redaksi : Senin, 12 Oktober 2026 13:31

LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS — Penguatan koperasi dan perluasan pemasaran produk lokal menjadi fokus peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dipusatkan di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 10–11 Oktober 2026 ini menghadirkan pemerintah daerah, gerakan koperasi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Sejumlah agenda digelar, mulai dari peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), kunjungan ke stan UMKM, puncak Pekan Expo Koperasi dan UMKM, hingga Jalan Sehat Anti Mager.

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pasar bagi produk unggulan daerah.

KDKMP Sorowako Andalkan Produk Lokal

Salah satu agenda utama berlangsung saat Fatmawati mendampingi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono meninjau KDKMP Desa Sorowako, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung aktivitas gerai koperasi yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari LPG 3 kilogram, pupuk, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, hingga aneka produk UMKM lokal.

Gubernur Andi Sudirman menyebut sekitar 70 persen produk yang dipasarkan melalui KDKMP Sorowako merupakan produk lokal. Komposisi tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha daerah untuk memasarkan hasil produksinya melalui jaringan koperasi.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai KDKMP Sorowako telah berjalan sesuai spesifikasi dan dapat menjadi modal awal bagi pengembangan usaha koperasi secara berkelanjutan.

Ia juga mendorong koperasi mengambil peran lebih besar sebagai penyerap sekaligus pemasar hasil produksi masyarakat. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, kerajinan, peternakan, perikanan, hingga UMKM.

Dengan dukungan koperasi yang kuat, produk masyarakat diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.

Fatmawati Apresiasi Produk Unggulan UMKM

Dukungan terhadap pelaku usaha lokal juga terlihat saat Fatmawati mengunjungi 23 stan UMKM di Lapangan Iniaku, Sorowako.

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati didampingi Wakil Bupati Luwu Timur Hj. Puspawati Husler dan Ketua TP PKK Luwu Timur dr. Ani Nurbani Irwan.

Fatmawati mengapresiasi beragam produk unggulan yang dipamerkan, termasuk Kain Taipa, kain khas Luwu Timur yang menjadi salah satu representasi kekayaan produk lokal daerah tersebut.

Ia juga membeli sejumlah produk dari stan yang dikunjungi. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaku UMKM sekaligus upaya memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Kehadiran stan UMKM dalam rangkaian Harkopnas memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, serta membuka peluang pemasaran baru.

Selain menjadi ruang promosi, pameran tersebut memperlihatkan beragam potensi usaha yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan pelaku UMKM.

Menteri Koperasi Dorong Sulsel Jadi Percontohan

Puncak Pekan Expo Koperasi dan UMKM digelar pada Sabtu malam (10/10/2026). Fatmawati kembali mendampingi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam kegiatan yang dihadiri para kepala daerah, perwakilan gerakan koperasi, serta pelaku UMKM dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan itu, Ferry Juliantono mengapresiasi kekompakan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam mendorong pengembangan koperasi.

Ia berharap Sulawesi Selatan dapat menjadi proyek percontohan pengembangan koperasi melalui skema offtaker, yakni mekanisme penyerapan hasil produksi yang dapat memberikan kepastian pasar bagi produsen.

Pengembangan skema tersebut juga diharapkan didukung penyediaan alat dan mesin pascapanen agar koperasi memiliki kapasitas lebih kuat dalam menyerap, mengolah, serta memasarkan hasil produksi masyarakat.

“Saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur di provinsi ini akan lahir sebuah gerakan koperasi yang menjadi referensi di masa mendatang bagi daerah lain,” sebut Ferry.

Dorongan tersebut menempatkan koperasi tidak hanya sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai penghubung antara produsen dan pasar. Dengan pengelolaan yang baik serta dukungan sarana yang memadai, koperasi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas peluang usaha masyarakat.

Jalan Sehat Tutup Rangkaian Harkopnas

Rangkaian peringatan Harkopnas ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ditutup dengan kegiatan Jalan Sehat Anti Mager pada Minggu (11/10/2026).

Fatmawati mendampingi Gubernur Andi Sudirman Sulaiman melepas ribuan peserta di Lapangan Golf Sorowako. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto, serta para kepala daerah dan peserta dari berbagai kabupaten/kota.

Para peserta menempuh rute sekitar lima kilometer dengan garis finis di Pantai Ide, kawasan Danau Matano.

Selain mengajak masyarakat membiasakan pola hidup aktif, kegiatan ini menjadi penutup rangkaian peringatan Harkopnas yang mempertemukan pemerintah daerah, gerakan koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penguatan koperasi dan promosi produk lokal menjadi bagian penting dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan pemasaran, pengembangan kapasitas usaha, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan membuka peluang yang lebih luas bagi produk Sulawesi Selatan untuk berkembang dan bersaing di pasar.