Redaksi : Kamis, 08 Oktober 2026 20:09

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima kunjungan pimpinan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari, Kamis (7/10/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Senat FSIKP UMI dan menjadi momentum silaturahmi sekaligus benchmarking untuk bertukar pengalaman terkait pengelolaan fakultas, pengembangan program studi, kemahasiswaan, hingga penguatan kerja sama kelembagaan.

Dekan FSIKP UMI yang diwakili Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Muhammad Idris, M.I.Kom, menyambut baik kunjungan tersebut.

Menurutnya, kehadiran pimpinan FUAD UIN Kendari tidak sekadar menjadi kunjungan kelembagaan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat jejaring dan berbagi praktik baik dalam pengembangan pendidikan tinggi.

"Benchmarking ini bukan hanya tentang melihat apa yang sudah dilakukan FSIKP UMI, tetapi juga bagaimana kita dapat saling belajar dan bertukar gagasan untuk pengembangan institusi ke depan," kata Muhammad Idris.

Ia mengatakan, perguruan tinggi memiliki keunggulan dan pengalaman masing-masing yang dapat menjadi sumber pembelajaran bersama.

Karena itu, pertemuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan kegiatan kemahasiswaan.

"Kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi semakin penting. Kita dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Kendari, Dr Muhammad Saleh, mengapresiasi sambutan dan keterbukaan FSIKP UMI dalam menerima kunjungan benchmarking tersebut.

Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi kedua institusi untuk saling bertukar pengalaman dan melihat berbagai praktik pengelolaan pendidikan tinggi yang dapat dikembangkan di masing-masing lembaga.

"Benchmarking ini menjadi bagian dari upaya kami untuk belajar, berdiskusi, dan mendapatkan pengalaman baru yang bisa menjadi bahan pengembangan di UIN Kendari," ujarnya.

Menurutnya, hubungan kelembagaan antara UIN Kendari dan UMI perlu terus diperkuat sehingga tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi dapat dilanjutkan dalam bentuk kerja sama konkret.

Di sisi lain, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FSIKP UMI, Dr Zelfia, mengatakan kunjungan tersebut juga memiliki nilai strategis bagi pengembangan program studi.

Menurutnya, pertukaran pengalaman antarkampus dapat memberikan perspektif baru dalam pengelolaan program studi dan laboratorium, pengembangan kurikulum, kegiatan akademik, serta penguatan kapasitas mahasiswa dan dosen.

"Pertemuan seperti ini penting bagi program studi karena kita dapat saling berbagi pengalaman, terutama dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi dan perkembangan keilmuan komunikasi yang terus berubah," kata Dr Zelfia.

Ia berharap komunikasi yang telah terbangun antara FSIKP UMI dan FUAD UIN Kendari dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program kolaboratif.

Pertemuan tersebut juga diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara kedua institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital.

FSIKP UMI dan UIN Kendari berkomitmen menjadikan silaturahmi dan benchmarking tersebut sebagai ruang untuk membangun jejaring akademik, bertukar gagasan, serta membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut WD II FUAD UIN Kendari, Dr. Aliwar, M.Pd, Kepala Laboratorium FUAD Dr Sri Hadijah Arnus, M.Si., Kaprodi KPI Yusyrifah Halid, M.I.Kom, serta Khairunnisa syamsu, Ratnasari Baharuddin S.E

Sementara turut hadir dari FSIKP UMI, WD IV Dr Ahdan, Kaprodi Sastra Inggris, Dr Abdollah, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Riska Riani Sulaiman, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Umar Mansyur, M.Pd, serta sejumlah perwakilan dosen, KTU, dan para kasubag.

PENULIS: RAIHAN

 

BERITA TERKAIT