Redaksi : Rabu, 07 Oktober 2026 19:36

PINRANG, BUKAMATANEWS - Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat mulai melaksanakan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di tingkat kecamatan. Kegiatan perdana digelar di Aula Kantor Kecamatan Lembang, Rabu (7/10/2026).

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan Dinkes Pinrang, Hj. Kasmawati, mengatakan kampanye GERMAS akan dilaksanakan di 12 kecamatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk melihat sejauh mana penerapan GERMAS telah berjalan di tengah masyarakat.

Menurut Kasmawati, kampanye GERMAS tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga bertujuan mendorong masyarakat agar menerapkan perilaku hidup sehat secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Gerakan ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan hidup sehat sebagai kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika mengalami gangguan kesehatan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dr. H. Ramli Yunus, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya pembudayaan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Ia menjelaskan, penerapan GERMAS dapat dilakukan melalui aktivitas fisik secara rutin, pola hidup sehat, pemenuhan kebutuhan gizi, pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan edukasi kesehatan secara berkelanjutan.

Penerapan berbagai upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sekaligus mendorong pencegahan penyakit sejak dini.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan ketika sakit, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Camat Lembang Muhammad Tasrim, Ketua TP-PKK Kecamatan Lembang, Kepala Puskesmas Tuppu dr. Syamsul Hanar, serta unsur TP-PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan mahasiswa KKN.

Kampanye GERMAS di tingkat kecamatan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kebiasaan hidup sehat.

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat dinilai penting agar pesan-pesan kesehatan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.