MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem dan memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja rentan menjadi fokus kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Kota Makassar.
Dalam agenda tersebut, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar bersama Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan Masyarakat DPPKB turut menghadiri penerimaan kunjungan kerja Wakil Gubernur NTB yang didampingi para bupati dan wali kota se-NTB.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan studi tiru untuk mempelajari pengalaman dan praktik yang dapat mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem serta penguatan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat rentan.
Pertemuan ini sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman antarpemerintah daerah dalam mengembangkan kebijakan dan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pertukaran Pengalaman untuk Perkuat Program Sosial
Penanggulangan kemiskinan ekstrem membutuhkan pendekatan yang terintegrasi, mulai dari pemutakhiran data masyarakat sasaran, peningkatan akses terhadap layanan dasar, hingga penguatan program perlindungan sosial bagi kelompok yang rentan terhadap tekanan ekonomi.
Dalam konteks tersebut, studi tiru menjadi salah satu sarana bagi pemerintah daerah untuk mempelajari pendekatan yang telah diterapkan daerah lain, sekaligus mengidentifikasi praktik yang berpotensi disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.
Keterlibatan DPPKB Kota Makassar dalam kegiatan ini juga relevan dengan pentingnya pembangunan keluarga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program pengendalian penduduk, pembangunan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat, DPPKB memiliki peran dalam mendorong ketahanan keluarga serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan kehidupan keluarga yang berkualitas.
Perlindungan Pekerja Rentan Jadi Perhatian
Selain penanggulangan kemiskinan ekstrem, penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan menjadi salah satu isu penting dalam kunjungan tersebut.
Pekerja rentan merupakan kelompok yang berpotensi menghadapi tekanan ekonomi ketika kehilangan penghasilan atau mengalami risiko sosial tertentu. Karena itu, perluasan akses perlindungan sosial dan peningkatan koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan mereka.
Melalui pertukaran pengalaman antara pemerintah daerah, diharapkan lahir pemahaman yang lebih baik mengenai strategi penjangkauan masyarakat sasaran serta penguatan sinergi dalam pelaksanaan program sosial.
Kunjungan kerja Wakil Gubernur NTB bersama para kepala daerah se-NTB ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi juga menjadi landasan bagi pengembangan kolaborasi dan penerapan praktik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi Pemerintah Kota Makassar, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat jejaring kerja sama antardaerah dalam mendukung pembangunan yang inklusif, memperluas perlindungan bagi kelompok rentan, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
TAG
BERITA TERKAIT
-
DPPKB Makassar Perkuat Peran Orang Tua dan Kader BKB dalam Pengasuhan Anak Balita
-
Perkuat Program Keluarga dan Tata Kelola Pemerintahan, Irwan Bangsawan Jalankan Dua Agenda
-
DPPKB Makassar Perkuat Pembinaan Sekolah Lansia, Dorong Warga Senior Tetap Aktif dan Mandiri
-
DPPKB Makassar Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian
-
DPPKB Makassar Gandeng Muslimat NU Perkuat Program Gizi Ibu dan Anak, Sasar Pencegahan Stunting