MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperketat pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram menyusul munculnya dugaan penimbunan dan penyelundupan di sejumlah wilayah.
Langkah tegas disiapkan untuk memastikan gas bersubsidi tersebut tidak dimainkan oleh spekulan maupun oknum yang mencari keuntungan di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat.
Melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, pemerintah akan menggandeng jajaran Polda Sulsel dan Pertamina untuk melakukan operasi bersama di lapangan.
Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel, Andi Kasman, menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pihak yang terbukti menyalahgunakan distribusi LPG 3 kg.
“Pelanggar siap-siap ditindaki, kami operasi bersama jajaran aparat penegak hukum,” tegas Andi Kasman kepada media, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, operasi tersebut merupakan respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg.
Dugaan praktik penimbunan hingga distribusi yang tidak sesuai ketentuan menjadi salah satu persoalan yang akan menjadi perhatian dalam pengawasan tersebut.
Distribusi hingga Titik Penjualan Jadi Sasaran
Pengawasan tidak hanya dilakukan pada satu titik. Tim gabungan akan menelusuri rantai distribusi LPG 3 kg mulai dari proses penyaluran hingga titik penjualan kepada masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan LPG subsidi benar-benar diterima kelompok masyarakat yang berhak.
Pemerintah juga akan mencermati kemungkinan adanya penyimpangan yang menyebabkan LPG subsidi tidak sampai kepada konsumen sesuai peruntukannya.
Andi Kasman menegaskan setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
“Yang melanggar akan kita tindaki sesuai aturan,” ujarnya.
Pemprov Sulsel Perkuat Koordinasi dengan Pertamina
Selain operasi bersama aparat penegak hukum, Dinas ESDM Sulsel juga memperkuat koordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait lainnya.
Koordinasi tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan LPG 3 kg sekaligus memastikan distribusinya berjalan lancar di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.
Tim di lapangan nantinya akan melakukan pengawasan secara langsung terhadap jalur distribusi dan penjualan LPG subsidi.
“Tim akan bekerja di lapangan melakukan pengawasan untuk menjaga agar subsidi energi pemerintah tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu,” kata Andi Kasman.
Pemprov Sulsel berharap langkah pengawasan dan penindakan tersebut dapat menekan praktik penyalahgunaan LPG subsidi sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang kesulitan memperoleh gas melon.
Pemerintah mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi LPG 3 kg untuk menjalankan penyaluran sesuai ketentuan dan tidak memanfaatkan subsidi pemerintah untuk kepentingan pribadi.
BERITA TERKAIT
-
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Tak Panic Buying: Kita Perketat Pengawasan
-
Andi Sudirman Lepas 20 Taruna Penerima Beasiswa Penerbangan, Siapkan Pilot Andal Kebanggaan Sulsel
-
Kemarau Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan
-
Gubernur Andi Sudirman Tinjau Perbaikan Jalan Ujung Lamuru-Palattae, Warga Bone: 4 Tahun Kita Menderita Makan Debu
-
MYP Infrastruktur Jalan Provinsi On The Track, Gubernur Sulsel: Lebih 300 Km Sudah Tertangani