Redaksi : Jumat, 11 September 2026 13:12

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar yang terjadi dalam beberapa hari terakhir turut menjadi perhatian dalam khutbah Jumat, Jumat (11/9/2026).

Di tengah kondisi warga yang harus menghabiskan waktu satu hingga dua jam, bahkan lebih, untuk mendapatkan BBM, khatib mengajak masyarakat agar tidak menjadikan waktu menunggu sebagai sesuatu yang sia-sia.

Warga yang terpaksa mengantre BBM dianjurkan memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak zikir dan mengingat Allah SWT. Salah satunya dengan membawa tasbih saat mengantre.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tetap bersabar menghadapi situasi sulit, sekaligus menjadikan waktu menunggu sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Kalau kita harus mengantre BBM satu sampai dua jam, jangan sampai waktu itu terbuang begitu saja. Kita bisa membawa tasbih, berzikir sambil menunggu," demikian pesan yang disampaikan dalam khutbah Jumat.

Imbauan itu juga mengajak warga untuk menjaga kesabaran dan tidak mudah terpancing emosi selama berada dalam antrean. Panjangnya antrean dan lamanya waktu menunggu memang dapat menguras tenaga serta kesabaran para pengendara.

Namun, kondisi tersebut diharapkan dapat dihadapi dengan sikap tenang dan tetap menjaga ketertiban.

Fenomena antrean BBM sendiri masih terlihat di sejumlah SPBU di Makassar. Sehari sebelumnya, Kamis (10/9/2026) malam, antrean kendaraan roda dua di salah satu SPBU Jalan Hertasning bahkan mengular hingga kawasan PLN Hertasning.

Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Kondisi itu membuat warga harus menyediakan waktu lebih panjang hanya untuk mengisi bahan bakar kendaraan.

Di tengah situasi tersebut, pesan khutbah Jumat menjadi refleksi sederhana: jika waktu harus dihabiskan untuk menunggu, maka tidak ada salahnya mengisinya dengan aktivitas yang bernilai ibadah.

Selain berzikir, masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati sesama pengguna jalan dan tidak mengambil hak pengendara lain selama berada dalam antrean.

Dengan demikian, antrean panjang BBM tidak hanya menjadi ujian kesabaran, tetapi juga dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperbanyak zikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

BERITA TERKAIT