JAKARTA, BUKAMATANEWS — Musyawarah tertinggi Ormas Islam Wahdah Islamiyah resmi menetapkan kembali Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A. sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah untuk masa bakti 2027–2031 M (1448–1452 H).
Penetapan ini diketuk dalam majelis musyawarah yang berlangsung di Arena Muktamar V Wahdah Islamiyah, Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026) dini hari pukul 03.21 WIB.
Melalui Surat Keputusan Muktamar V Wahdah Islamiyah Nomor: 17/QR/MUKTAMAR-V/WI/03/1448 tentang Penetapan Ketua Pimpinan Pusat, Ketua Dewan Syura, Ketua Dewan Syariah, dan Ketua Dewan Pengawas Keuangan Wahdah Islamiyah Periode 1448–1452 H / 2027–2031 M, jajaran pimpinan tertinggi organisasi resmi disahkan:
• Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah: Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A.
• Ketua Dewan Syura: Ustaz H. Muhammad Ikhwan Jalil, Lc., M.H.I.
• Ketua Dewan Syariah: Ustaz Dr. H. Muhammad Yusran Ansar, Lc., M.A.
• Ketua Dewan Pengawas Keuangan: Ustaz Prof. Dr. H. Abdul Hamid Habbe, S.E., M.Si.
Surat keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 11 Rabiul Awal 1448 H / 24 Agustus 2026 M oleh Pimpinan Sidang Muktamar V, H. Muhammad Ikhwan Jalil, Lc., M.HI., M.Pd. (Ketua) dan H. Syaibani Mujiono, S.Sy., M.Si., Ph.D. (Sekretaris), serta ditandatangani oleh seluruh tim formatur.
Penetapan keputusan tersebut diambil secara aklamasi setelah seluruh perwakilan Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah Wahdah Islamiyah dari seluruh penjuru Indonesia secara bulat menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya, sekaligus mengamanahkan kembali kepemimpinan organisasi kepada KH. Muhammad Zaitun Rasmin.
Merespons amanah dan dinamika perjalanan organisasi, Ustaz Zaitun Rasmin menyampaikan rasa syukur dan pesannya kepada seluruh kader serta jamaah.
"Kita syukuri dan semoga Allah tambahkan kita terus nikmat-Nya. Kita syukuri bahwa dakwah ini perlu untuk terus kita ikhtiarkan, jadi sangat sulit mohon doanya," ungkapnya.
Dalam pidato pimpinannya usai pengukuhan, Kiyai Zaitun Rasmin menegaskan bahwa amanah besar ini akan difokuskan untuk menguatkan konsolidasi dakwah yang menyejukkan, memperluas kontribusi di bidang pendidikan karakter, serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan persatuan nasional demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berkah.
Gelaran Muktamar V ini ditutup secara resmi dengan pengukuhan jajaran Formatur Dewan Pimpinan Pusat dan penyerahan bendera pataka organisasi.
BERITA TERKAIT
-
Mentan Amran di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Organisasi Islam Harus Jadi Garda Terdepan Kemandirian Pangan
-
Menko Zulhas di Muktamar V Wahdah Islamiyah Ungkap Arah Ekonomi Prabowo: Mulai MBG Hingga Kopdes, Koreksi Pasar Bebas Menuju Swasembada Pangan
-
Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an, Ini Pesannya!
-
Anis Matta di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Indonesia Harus Siap Hadapi “Gempa Tektonik Geopolitik
-
Menteri LH Gandeng Wahdah Islamiyah Gelorakan Tobat Ekologis, Jadikan Dakwah Pelindung Alam