Dewi Yuliani : Minggu, 23 Agustus 2026 10:14
Int

SELAYAR, BUKAMATANEWS - Menyikapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi musim kemarau, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun kebun yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Dusun Barang-Barang, Desa Lowa, Kecamatan Bontosikuyu, Jumat malam, 21 Agustus 2026. Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan area kurang lebih satu hektare tersebut berhasil dipadamkan setelah melibatkan petugas pemadam kebakaran, personel Polsek Bontosikuyu dan masyarakat setempat.

Kapolres AKBP Didid Imawan, mengatakan, kondisi cuaca yang panas dan kering selama musim kemarau membuat potensi api untuk cepat membesar dan menjalar ke area lainnya menjadi lebih tinggi. Karena itu, pencegahan harus menjadi perhatian bersama.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, semak belukar maupun kebun, khususnya selama kondisi cuaca panas dan kering," tegas AKBP Didid Imawan.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan, perkebunan, permukiman maupun lahan yang banyak ditumbuhi vegetasi kering.

"Jangan meninggalkan api, bara, puntung rokok atau sumber panas lainnya yang berpotensi memicu kebakaran. Pastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api," imbaunya.

Menurut Kapolres, kejadian kebakaran di Desa Lowa menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kondisi lahan yang kering dapat menyebabkan api dengan cepat merambat dan menyulitkan proses pemadaman, terlebih apabila lokasi kebakaran memiliki akses yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Selain pencegahan, Kapolres juga meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam deteksi dini. Apabila menemukan titik api maupun asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, pemerintah desa/kelurahan atau petugas pemadam kebakaran.

"Segera laporkan apabila menemukan titik api maupun asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Penanganan sejak dini akan lebih mudah dilakukan sebelum api meluas," kata Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Ia menekankan bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama selama musim kemarau," ujarnya.

Dalam hal terjadi kebakaran, Kapolres mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan upaya pemadaman seorang diri apabila api sudah membesar. Masyarakat diminta segera berkoordinasi dengan petugas terkait agar proses penanganan dapat dilakukan secara tepat dan aman.

"Jangan mengambil risiko apabila api sudah membesar. Segera berkoordinasi dengan petugas terkait dan utamakan keselamatan," tegasnya.

Kapolres Kepulauan Selayar kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, langkah pencegahan sangat penting karena kebakaran tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan menimbulkan kerugian.

"Mari bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jangan membakar lahan di musim kemarau, karena api dapat dengan cepat membesar dan menyebar serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan," pungkas AKBP Didid Imawan. (*)