Redaksi : Rabu, 12 Agustus 2026 17:18

TAKALAR, BUKAMATANEWS - Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, mendorong mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk tidak sekadar mempersiapkan diri menjadi pencari kerja, tetapi berani menjadi pencipta peluang dan solusi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Daeng Manye saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Teknik Unhas di Sport Hall Fakultas Teknik Unhas, Makassar, Rabu (12/8/2026).

Di hadapan mahasiswa baru, Daeng Manye berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi mengenai kepemimpinan, pembangunan daerah, hingga tantangan yang akan dihadapi generasi muda ketika memasuki dunia profesional.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak cukup hanya diukur dari capaian akademik. Dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat membutuhkan karakter kuat, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk menyampaikan dan memperjuangkan gagasan.

“Mahasiswa harus berani bermimpi besar. Jangan takut menghadapi tantangan. Ilmu yang diperoleh di kampus harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Kuliah Bukan Sekadar Mengejar Ijazah

Daeng Manye mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi tempat menimba pengetahuan secara akademis. Kampus juga harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berkolaborasi, mengenali persoalan di masyarakat, serta menemukan solusi melalui inovasi.

Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam melahirkan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

“Jangan hanya menjadi orang yang mencari pekerjaan. Jadilah generasi yang mampu menciptakan peluang dan memberikan solusi,” ujarnya.

Pesan tersebut dinilai relevan bagi mahasiswa Fakultas Teknik yang nantinya diharapkan mampu mengembangkan ilmu dan teknologi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Berbagi Pengalaman dan Semangat Kepemimpinan

Bagi Daeng Manye, kehadirannya dalam kegiatan PKKMB bukan sekadar menjalankan agenda sebagai narasumber. Momentum tersebut dimanfaatkannya untuk berbagi pengalaman sekaligus membangun semangat mahasiswa agar berani mengambil peran dalam pembangunan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog bersama mahasiswa. Berbagai isu dibahas, mulai dari kepemimpinan, pembangunan daerah, tantangan generasi muda, hingga persiapan menghadapi dunia profesional.

Daeng Manye berharap mahasiswa Fakultas Teknik Unhas dapat terus mengasah kompetensi dan memperkuat karakter selama menempuh pendidikan.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, maupun bangsa.

“Generasi muda harus berani mengambil peran. Jangan hanya menunggu peluang datang, tetapi harus mampu menciptakan peluang dan menghadirkan solusi,” demikian pesan Daeng Manye.