Redaksi : Minggu, 09 Agustus 2026 15:46

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Pangkalan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar berubah menjadi lautan manusia, Minggu (9/8/2026). Ribuan warga memadati kawasan Mako Kodaeral VI untuk menyaksikan dari dekat kapal perang, atraksi pasukan elite, hingga aksi pesawat tempur dalam Naval Base Open Day (NBOD) 2026.

Antusiasme warga bahkan terlihat sejak pagi. Masyarakat dari berbagai kalangan datang bersama keluarga dan menjadikan momen tersebut sebagai kesempatan langka untuk melihat lebih dekat kekuatan Alutsista TNI Angkatan Laut yang selama ini hanya bisa disaksikan dari kejauhan.

NBOD 2026 digelar dalam rangka memperingati HUT Kodaeral VI. Event tersebut sekaligus menjadi ruang bagi TNI AL untuk membuka pangkalan kepada masyarakat dan mempererat hubungan antara prajurit dengan rakyat.

Kemeriahan diawali dengan Fun Bike yang dilepas langsung oleh Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M.

Rombongan pesepeda kemudian mengular melewati sejumlah jalan protokol Kota Makassar, membawa semangat kebersamaan sekaligus menyemarakkan rangkaian peringatan HUT Kodaeral VI.

Namun, daya tarik utama NBOD 2026 berada di langit dan perairan sekitar pangkalan.

Langit Makassar Dibuat Bergemuruh

Suasana berubah menjadi semakin meriah ketika pesawat tempur Sukhoi melakukan aksi flying pass di atas kawasan kegiatan.

Aksi tersebut sontak menarik perhatian pengunjung. Tak sedikit warga yang mengarahkan kamera ponsel ke langit untuk mengabadikan momen ketika pesawat tempur melintas dengan kecepatan tinggi.

Atraksi kemudian berlanjut dengan aksi pasukan elite Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama prajurit wanita TNI AL atau Kowal yang melakukan terjun payung dari ketinggian.

Ketepatan pendaratan dan aksi para penerjun mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton yang memadati lokasi.

Bagi sebagian pengunjung, atraksi tersebut menjadi pengalaman yang tidak setiap hari bisa disaksikan secara langsung.

Kapal Perang Jadi Primadona

Selain atraksi udara, kawasan dermaga menjadi salah satu titik yang paling ramai didatangi warga.

TNI AL memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti Open Ship, yakni menaiki dan melihat secara langsung sejumlah kapal perang yang bersandar di Mako Kodaeral VI.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah KRI Golok-688, kapal perang yang kerap disebut sebagai salah satu kapal dengan karakter siluman (stealth) milik TNI AL.

Pengunjung juga dapat melihat lebih dekat KRI Nala-363 dan KRI Wondama-527 yang bersandar di dermaga.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan warga untuk berfoto, melihat bagian kapal, sekaligus mendapatkan pengalaman mengenal lebih dekat kehidupan dan teknologi yang digunakan prajurit TNI AL dalam menjalankan tugas di laut.

Salah seorang pengunjung, Fitrah, mengaku antusias mengikuti NBOD 2026 karena baru pertama kali memiliki kesempatan menaiki kapal perang.

“Ini pengalaman pertama saya bisa naik kapal perang dan melihat langsung kapal siluman KRI Golok. Rasanya bangga sekali punya TNI AL sehebat ini. Event ini sangat menghibur dan edukatif, apalagi anak-anak saya sangat senang melihat atraksi terjun payung tadi,” ungkapnya.

Bukan Sekadar Pamer Alutsista

Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, menegaskan NBOD tidak semata-mata menjadi ajang memamerkan kekuatan alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI AL dan masyarakat.

“NBOD 2026 adalah wujud nyata kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. Kami ingin masyarakat mengenal lebih dekat kapal-kapal perang kita dan merasakan kebanggaan memiliki TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh,” ujar Andi Abdul Aziz.

Selain kapal perang dan atraksi militer, suasana NBOD juga dimeriahkan penampilan Drum Band pelajar TK dan SMA Hang Tuah.

Atraksi perahu layar dan jet ski di sekitar dermaga turut menambah kemeriahan sekaligus menghadirkan pemandangan menarik bagi pengunjung yang memadati kawasan pangkalan.

Kehadiran berbagai atraksi tersebut membuat NBOD 2026 tidak hanya menjadi agenda peringatan HUT Kodaeral VI, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia kemaritiman dan tugas TNI AL.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin, Wali Kota Makassar, serta jajaran pimpinan instansi vertikal, perbankan, dan mitra strategis lainnya di Sulawesi Selatan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi lintas instansi dalam mendukung pengamanan dan ketahanan wilayah maritim Indonesia Timur.

Dengan ribuan warga yang memadati pangkalan, NBOD 2026 membuktikan bahwa ketika pintu pangkalan dibuka, rasa ingin tahu masyarakat terhadap dunia militer dan kemaritiman begitu besar.

Dari langit yang dihiasi aksi Sukhoi dan terjun payung hingga dermaga yang dipenuhi warga yang ingin melihat kapal perang dari dekat, NBOD 2026 menjadi potret bagaimana kekuatan pertahanan dapat hadir lebih dekat dengan rakyat.