Redaksi
Redaksi

Minggu, 09 Agustus 2026 18:56

Antisipasi Banjir Sebelum Hujan Deras, Wali Kota Parepare Pantau Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir Sebelum Hujan Deras, Wali Kota Parepare Pantau Pengerukan Sungai

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerukan menggunakan alat berat berjalan efektif dan mampu mempercepat penanganan titik-titik sungai yang dinilai berpotensi memicu luapan saat debit air meningkat.

PAREPARE, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kota Parepare mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman banjir menjelang musim penghujan. Sejumlah titik sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi pasir kini dikeruk untuk mengembalikan kapasitas aliran air.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bahkan turun langsung memantau proses normalisasi sungai di Jalan Satellit, Kelurahan Lauleng, Minggu (9/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerukan menggunakan alat berat berjalan efektif dan mampu mempercepat penanganan titik-titik sungai yang dinilai berpotensi memicu luapan saat debit air meningkat.

“Kita memantau tim dengan menggunakan alat berat melakukan pengerukan titik-titik sungai yang dangkal,” kata Tasming di sela-sela peninjauan.

Menurutnya, normalisasi sungai menjadi langkah penting yang harus dilakukan sebelum intensitas hujan meningkat. Sedimentasi yang membuat dasar sungai semakin dangkal dapat mengurangi kapasitas tampung dan memperbesar risiko air meluap ke kawasan permukiman.

Karena itu, Tasming meminta proses pengerukan dilakukan secara optimal agar aliran sungai kembali lebih lancar dan mampu menampung debit air yang lebih besar ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

“Harapan kita, pengerukan ini bisa mengurangi luapan air saat musim hujan dan tidak ada lagi banjir yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Fokus pada Titik Rawan

Pemkot Parepare tidak hanya mengandalkan penanganan ketika banjir sudah terjadi. Langkah pencegahan dilakukan dengan mengidentifikasi dan menangani titik-titik sungai yang mengalami pendangkalan maupun berpotensi menimbulkan luapan.

Penggunaan alat berat di sejumlah lokasi diharapkan mempercepat proses pengangkatan material sedimentasi yang selama ini menghambat kelancaran aliran sungai.

Tasming menegaskan, kesiapsiagaan akan terus diperkuat dengan pemantauan kondisi lapangan, khususnya pada wilayah yang memiliki potensi terdampak ketika curah hujan meningkat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Parepare untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Dengan normalisasi yang dilakukan lebih awal, pemerintah berharap kapasitas aliran sungai dapat kembali optimal sehingga potensi genangan dan banjir yang merugikan warga bisa ditekan saat musim penghujan tiba.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Tasming Hamid #Kota Parepare

Berita Populer