Redaksi : Kamis, 06 Agustus 2026 19:16
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin

MAKASSAR. BUKAMATANEWS - Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kegiatan tausiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumda Air Minum Kota Makassar, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sederhana itu menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan dan integritas pegawai di tengah tantangan pelayanan air bersih saat musim kemarau panjang.

Tausiah menghadirkan Ustadz Dr. Das’ad Latief sebagai penceramah utama. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ketua Persatuan Istri Pegawai Air Minum (PERISPAM) Kota Makassar, Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum beserta jajaran direksi, Dewan Pengawas, Komite Audit, serta seluruh keluarga besar Perumda Air Minum Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Perumda Air Minum Kota Makassar memiliki peran strategis karena mengemban tanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa ketersediaan air bersih.

"Perumda Air Minum ini punya fungsi yang sangat sentral di Kota Makassar. Perusahaan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar yang sangat vital, yaitu ketersediaan air bersih bagi masyarakat," ujar Munafri.

Menurutnya, kebutuhan air bersih harus selalu berjalan seiring dengan pertumbuhan penduduk. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat kehilangan akses terhadap layanan dasar yang menjadi hak mereka.

Ia menegaskan bahwa kegagalan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat bukan sekadar persoalan pelayanan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral pemerintah.

"Kalau ada masyarakat yang tidak bisa terlayani dengan baik oleh kehadiran PDAM, berarti ada hak masyarakat yang tidak terpenuhi. Karena itu pelayanan air bersih harus terus ditingkatkan," katanya.

Appi sapaan Akrab Munafri Arifuddin juga mengapresiasi berbagai upaya pembenahan yang dilakukan manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar. Meski cakupan pelayanan belum mencapai 100 persen, ia menilai arah perbaikan yang dilakukan sudah menunjukkan perkembangan positif.

Di tengah ancaman musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi tahun ini, Munafri meminta seluruh jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat perencanaan guna menjaga ketersediaan pasokan air bagi masyarakat.

"Musim kemarau yang panjang akan sangat mempengaruhi debit air. Karena itu dibutuhkan perencanaan yang matang, fokus, dan konsentrasi yang kuat dari seluruh elemen yang ada," ujarnya.

Ia menilai pekerjaan di sektor air minum bukan hanya memikirkan kebutuhan hari ini, tetapi juga masa depan Kota Makassar. Karena itu, integritas dan profesionalisme seluruh pegawai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan.

Munafri menyambut baik pelaksanaan tausiah yang menghadirkan Ustadz Da'sad Latief sebagai upaya memperkuat nilai-nilai moral dan keagamaan di lingkungan perusahaan.

"Pekerjaan di PDAM ini tidak sedikit tantangannya. Karena itu saya berharap seluruh pegawai memiliki integritas yang kuat dalam bekerja. Tempat ini bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga tempat beribadah dan mengabdi kepada masyarakat," tegasnya.

Ia juga mengingatkan jajaran direksi untuk terus memperkuat kolaborasi dan membangun semangat yang sama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Appi, slogan pelayanan "SEGERA" yang diusung Perumda Air Minum Kota Makassar harus menjadi semangat bersama dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Saya berharap direksi mampu menyatukan pikiran dan semangat yang sama agar pola pelayanan ini bisa lebih maksimal. PDAM juga harus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak karena pekerjaan ini tidak bisa diselesaikan sendiri," katanya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-102 tahun ini sengaja dibuat sederhana mengingat kondisi kemarau yang sedang melanda sejumlah wilayah.

"Kita tahu sekarang sedang menghadapi kekeringan. Karena itu kami tidak membuat kegiatan yang bersifat seremonial berlebihan. Kami memilih kegiatan yang menyentuh keimanan agar pegawai dapat melaksanakan hak dan kewajibannya dengan baik," ujarnya.

Selain tausiah, kata Andi Syahrum, perusahaan juga menggelar sejumlah kegiatan internal seperti zikir dan doa bersama, donor darah serta family gathering yang akan dilaksanakan khusus bagi pegawai.

Menurutnya, fokus utama perusahaan saat ini tetap diarahkan pada peningkatan pelayanan pelanggan dan menjaga ketersediaan pasokan air di tengah musim kemarau.

Ia mengakui sejumlah wilayah masih menghadapi tantangan distribusi akibat menurunnya debit sungai sebagai sumber air baku. Kondisi tersebut turut mempengaruhi operasional pompa dan distribusi air ke beberapa kawasan.

Meski demikian, Perumda Air Minum Kota Makassar terus melakukan berbagai langkah antisipasi agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal.

"Kami terus berupaya memastikan layanan kepada masyarakat tetap terjaga. Tantangan memang ada, tetapi seluruh jajaran terus bekerja agar kebutuhan air bersih masyarakat Kota Makassar dapat terpenuhi," kata Andi Syahrum.

Kegiatan tausiah yang diisi oleh Ustadz Da'sad Latief berlangsung penuh kekhusyukan. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-102, kegiatan tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Perumda Air Minum Kota Makassar untuk memperkuat integritas, meningkatkan semangat pengabdian, dan menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.