PINRANG, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang terus mengintensifkan upaya menghadapi musim kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah kabupaten. Selain menjalankan berbagai langkah teknis untuk mengurangi dampak kekeringan, pemerintah daerah juga memperkuat ikhtiar spiritual dengan menggelar Salat Istisqa sebagai doa bersama memohon turunnya hujan.
Salat Istisqa berlangsung di Halaman Kantor Bupati Pinrang, Senin (27/7/2026), dan diikuti Bupati Pinrang Irwan Hamid, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, serta masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan Hamid mengungkapkan bahwa kemarau yang berkepanjangan mulai memberikan dampak nyata terhadap sejumlah sektor, terutama ketersediaan air dan sistem irigasi yang menjadi penopang utama aktivitas pertanian di Kabupaten Pinrang.
Menurutnya, pemerintah daerah telah mengerahkan berbagai langkah penanganan sesuai kewenangan, mulai dari koordinasi lintas sektor hingga upaya teknis untuk menjaga pasokan air bagi masyarakat dan lahan pertanian.
Namun, Irwan menegaskan bahwa ikhtiar tersebut perlu disempurnakan dengan doa sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT.
"Pemerintah telah melakukan berbagai upaya teknis sesuai kewenangan yang dimiliki. Namun sebagai umat yang beriman, kita juga harus melengkapi ikhtiar itu dengan doa, memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan bagi masyarakat, pertanian, serta seluruh kehidupan di Kabupaten Pinrang," ujar Irwan.
Ia menjelaskan, Salat Istisqa bukan sekadar permohonan agar hujan segera turun, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, melakukan introspeksi diri, serta membangun kebersamaan masyarakat dalam menghadapi ujian musim kemarau.
Karena itu, Irwan mengajak seluruh masyarakat Pinrang untuk memperbanyak doa, meningkatkan ibadah, memperkuat kepedulian sosial, dan melaksanakan Salat Istisqa di wilayah masing-masing apabila memungkinkan.
Menurutnya, turunnya hujan akan membawa manfaat besar, mulai dari menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah, menjamin ketersediaan air bersih, meningkatkan produktivitas petani, hingga menekan potensi kerugian akibat kekeringan yang berkepanjangan.
"Kita berharap Allah SWT mengabulkan doa-doa kita dan menurunkan hujan yang membawa keberkahan, bukan hanya mengakhiri musim kemarau, tetapi juga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pinrang," tuturnya.
Pelaksanaan Salat Istisqa turut dihadiri Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, unsur Forkopimda, para staf ahli bupati, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ASN lingkup Pemkab Pinrang, tokoh agama, serta masyarakat yang bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun dan mampu meringankan dampak kekeringan yang tengah melanda Kabupaten Pinrang.