Redaksi : Rabu, 22 Juli 2026 15:23

PAREPARE, BUKAMATANEWS — Pemerintah Kota Parepare memperkuat komitmen mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan layanan kesehatan, pemenuhan gizi, dan edukasi keluarga. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, saat menyambut kunjungan kerja Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, di Puskesmas Lumpue, Kota Parepare, Rabu (22/7/2026).

Tasming menilai penanganan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan. Diperlukan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat agar intervensi yang dilakukan mampu menjangkau kelompok sasaran secara efektif.

“Stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan tantangan pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu melalui penguatan layanan kesehatan, pemenuhan gizi, edukasi keluarga, perbaikan sanitasi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Tasming.

Menurutnya, anak-anak yang tumbuh sehat merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari lingkungan keluarga hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

Tasming juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Parepare. Ia berharap kunjungan tersebut semakin memperkuat koordinasi dan memberikan dorongan bagi seluruh pihak untuk mencapai target penurunan stunting.

Angka Stunting Masih Menjadi Tantangan

Berdasarkan data yang disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Ilham Willem, prevalensi stunting di Parepare tercatat menurun dari 26,7 persen pada 2023 menjadi 26,1 persen pada 2024.

Meski menunjukkan penurunan, angka tersebut masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan, kapasitas tenaga kesehatan, serta sarana pendukung pemantauan tumbuh kembang anak.

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati Rusdi meninjau pelayanan kesehatan, berdialog dengan tenaga kesehatan dan kader, serta mendorong penguatan koordinasi untuk memastikan penanganan stunting berjalan lebih efektif.

Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Sulawesi Selatan, Fatmawati juga menekankan pentingnya validasi dan pemutakhiran data balita. Data yang akurat diperlukan untuk membedakan kondisi stunting, gizi kurang, dan wasting sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.

Penguatan data tersebut diharapkan membantu pemerintah menentukan prioritas intervensi, sekaligus memastikan program dan bantuan menjangkau keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Ketahanan Pangan Keluarga Turut Diperkuat

Kunjungan kerja Wakil Gubernur Sulawesi Selatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat, penguatan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), serta gerakan penanaman dan pembagian bibit cabai.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesehatan keluarga perlu berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga.

Pemanfaatan pekarangan untuk menanam cabai, misalnya, dapat membantu keluarga memenuhi sebagian kebutuhan pangan sekaligus mendukung pengeluaran rumah tangga. Sementara itu, pengembangan kelompok UPPKA diharapkan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga melalui kegiatan usaha produktif.

Pendampingan terhadap kelompok usaha juga menjadi perhatian agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyediaan peralatan, tetapi dilanjutkan dengan peningkatan keterampilan, kualitas produk, pengemasan, akses permodalan, dan pemasaran.

Kolaborasi untuk Generasi Sehat

Tasming menegaskan, pembangunan manusia akan tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Parepare dalam mewujudkan visi Parepare Terbaik, Sejahtera dan Maju.

Menurutnya, keberhasilan menekan stunting membutuhkan konsistensi program dan partisipasi aktif masyarakat. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak memperoleh makanan bergizi, pola asuh yang baik, lingkungan bersih, serta akses pelayanan kesehatan yang memadai.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh pemangku kepentingan agar langkah pencegahan dan penanganan stunting semakin terarah.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Parepare berharap semakin banyak anak mendapatkan kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal sebagai generasi penerus yang sehat, produktif, dan berdaya saing.