LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas secara menyeluruh. Termasuk bagi pasien yang harus dirujuk ke Kota Makassar.
Selain menyiapkan ambulans gratis untuk mengantar pasien ke rumah sakit rujukan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga telah menyediakan rumah singgah untuk keluarga pasien. Lokasinya pun sangat strategis, yakni di Jalan Jalur Lingkar Barat, Tamalanrea Indah, Makassar, dekat dengan RS Wahidin dan RS Pendidikan Unhas.
rumah singgah ini telah beroperasi sejak April 2026 lalu, dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pasien dan keluarganya bisa menikmati fasilitas rumah singgah ini secara gratis atau tanpa dipungut biaya apapun.
Fasilitas yang disediakan juga terbilang lengkap. Mulai dari tempat tidur twin, kamar mandi, hingga perlengkapan memasak. Warga pun cukup membawa pakaian pribadi tanpa harus memikirkan kebutuhan lainnya.
"Fasilitas ini diperuntukkan bagi pasien rujukan beserta keluarga yang menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan, sehingga mereka memiliki tempat tinggal sementara yang layak selama menjalani proses perawatan," ujar Yance, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD I Lagaligo, Jumat, 17 Juli 2026.
Salah seorang warga Kecamatan Wasuponda, Jum, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas rumah singgah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Apalagi, syarat menggunakan fasilitas ini tidak muluk-muluk.
"Fasilitasnya gratis, tidak ada syarat macam-macam yang membebani kita. Yang pasti, merupakan pasien rujukan dari Luwu Timur," kata Jum, yang mendampingi orangtuanya menjalani pengobatan di RS Wahidin Makassar.
Jum menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler, yang telah menyediakan fasilitas tersebut.
"Kami sangat berterima kasih. Rumah singgah ini betul-betul sangat membantu dan meringankan beban kami keluarga pasien. Bayangkan kalau kami harus bayar lagi biaya penginapan, sementara orangtua harus dirawat di rumah sakit," ucapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Bupati Luwu Timur Temui Wamenkes di Jakarta, Bawa Pulang Bantuan Rp100 Miliar Lebih
-
Sungai Malili Akan Dikeruk, Materialnya Diproyeksikan untuk Pembangunan Infrastruktur
-
Expo K-UMKM Sulsel di Luwu Timur Berakhir Meriah, Menteri Koperasi RI Beri Aplaus dan Bupati Irwan Apresiasi Panitia
-
Buka The Gamst Futsal Cup 4, Bupati Irwan Cetak Hattrick dan Tambah Bonus Juara
-
Buah Dengen Jadi Maskot Expo K-UMKM Sulsel 2026, Angkat Kekayaan Lokal Luwu Timur